TP-PKK dan GOW Mimika Rayakan Natal Bersama Para Janda dan Anak Yatim Piatu
Prosesi penyerahan bingkisan Natal kepada para janda dan anak yatim piatu
MIMIKA, BM
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Mimika merayakan Natal bersama para janda dan anak yatim piatu yang ada di wilayah Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah pada Minggu (10/12/2023).
Ibadan Perayaan Natal ini mengusung tema "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas 2:14) dan sub tema "Melalui Perayaan Natal Tim Penggerak PKK dan GOW, Kita Menjadi Pembawa Damai Bagi Sesama".
Dalam ibadah Natal ini TP-PKK dan GOW Mimika turut mengundang dan berbagi kasih dengan para janda dan anak yatim piatu di Distrik Kwamki Narama.
Selain itu, hadir pula Kepala Distrik Kwamki Narama Edwin Hanuebi, Ketua TP-PKK Mimika Ny. Kalina Omaleng, Ketua GOW Mimika Ny. Pere Omaleng beserta panitia dan pengurus organisasi serta Pendeta Dina Veronika Youltuwu.
Pendeta Dina dalam khotbahnya mengatakan dalam setiap perayaan Natal, umat Kristen mengingat akan satu pribadi perempuan bernama Maria.
"Setiap perayaan Natal kita mengingat Maria sebagai perempuan yang berbahagia karena dipilih Tuhan menjadi berkat pembawa damai bagi dunia. Tapi bayangkan gejolak apa yang dialami oleh perempuan muda, perawan yang memiliki tunangan dihadapkan gejolak batin ketika malaikat mengabarkan berita bahwa ia akan mengandung," tuturnya.
Seorang perempuan yang hamil sebelum pernikahan ia sebut dahulu akan dirajam sampai mati.
"Resiko besar ada dan menantang Dia. Tapi ketika itu malaikat Tuhan datang dan berkata Maria, Rngkau adalah perempuan yang beroleh kasih karunia. Ia menjawab sesungguhnya Aku ini hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataan-Mu," imbuhya.
Dikatakan itu adalah sebuah komitmen iman untuk taat kepada tanggungjawab dan apa yang dipercayakan Tuhan.
"Ia mengabaikan segala hal bahkan nyawanya sendiri. Ia bersedia dan menerima peran yang Tuhan percayakan padanya. Bahkan, Yusuf berencana meninggalkan dia namun malaikat datang padanya," ucapnya.
Ia menambahkan bagi Maria lebih besar dan utama ketaatannya kepada Allah daripada nyawa sekalipun. Melalui rahimnya, Tuhan menghadirkan Sang Juruselamat, pemberi dan pembawa sukacita serta sejahtera bagi dunia.
"Hari ini dalam perayaan Natal keluarga besar PKK dan GOW kita belajar dari pribadi seorang perempuan Maria yang taat kepada perkataan Tuhan dan bersedia memberi diri bagi alat Tuhan untuk dunia ini," tandasnya.
Selain itu, yang dapat dipelajari dari Bunda Maria yakni pertama rela mengobarkan diri dan bersedia dengan segala konsekuensi yang terjadi demi hormat dan kemuliaan bagi Allah,
"Maria adalah perempuan yang beroleh kasih karunia. Hari ini selaku persekutuan PKK dan GOW se-Kabupaten Mimika, kita adalah wanita-wanita yang juga diberi peran dan tanggung jawab, dipercayakan oleh Tuhan untuk bagaimana menghadirkan damai sejahtera Allah dalam keluarga kita," ujarnya.
"Mari kita lakukan peran kita dengan baik sebagai ibu rumah tangga, mama, dan istri supaya kita menghadirkan damai di lingkungan keluarga dan dimana kita berada," lanjutnya.
Pendeta Dina mengatakan damai sejahtera dari surga berbeda dengan dunia.
"Kita selalu melihat dan mengukur damai sejahtera dari lahiriah, namun bagaimana damai itu tidak ada benci, permusuhan dan amarah di dalam hati," tutupnya.
Sementara itu, Ketua GOW Mimika Ny. Pere Omaleng dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah hadir pada ibadah Natal ini.
"Biarlah firman Tuhan menjadikan kita seperti Maria setia dan pembawa damai untuk kabupaten kita Mimika. Terimakasih untuk semua yang terlibat. Tuhan Yesus putra Natal memberkati kita semua," pesannya. (Elfrida Sijabat)



