Dua Petugas Kesehatan Mimika Positif Covid-19

Update terbaru pasien Covid-19 di Mimika (Jumat 24/4)

MIMIKA, BM

Petugas kesehatan baik dokter maupun perawat adalah orang-orang yang paling berisiko terinfeksi Virus Corona. Hal ini terjadi karena merekalah yang terus melakukan interaksi dengan pasien. Apalagi jika tidak didukung dengan peralatan APD yang mumpuni.

Untuk Mimika, sejak digaunkan perang melawan Covid pada 29 Maret lalu hingga hari ini, Jumat (24/4) sebanyak dua petugas kesehatan di Mimika telah terinfeksi virus corona. Keduanya bahkan dinyatakan positif.

Bukan hanya itu, sebagian diantara mereka bahkan juga dikategorikan sebagai Pasien Dalam Perawatan (PDP), Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 kepada wartawan melalui confrence yang difasilitasi oleh Diskominfo Mimika.

“Dari awal penanganan corona virus hingga malam ini, 2 orang petugas kesehatan positif Covid-19. Satu diantaranya yang merupakan kasus pertama sudah sembuh,” ungkapnya kepada media.

Reynold Ubra menyebutkan pasien pertama dari petugas kesehatan yang positif Covid-19 terpapar karena penanganan kasus awal Covid-19 di Mimika.

“Petugas kesehatan kedua yang terinfeksi bukan saat melakukan tugas profesi seperti yang pertama. Namun terinfeksi karena tugas lain diluar profesi artinya tidak terpapar di tempat kerja. Saat ini dia sedang dirawat,” ujarnya.

Tidak menutup-nutupi apalagi membuat stigma, Jubir Reynold Ubra bahkan mengatakan semua petugas kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan adalah ODP, PDP dan OTG.

“Karena kami semua melakukan transmisi lokal. Dari hari pertama kalau dihitung, sampai saat ini hampir 100 orang petugas kesehatan bisa dibilang adalah ODP, PDP dan OTG. Termasuk teman-teman penyidikan epidomologi karena mereka yang langsung kontak dengan kasus ODP, OTG dan PDP,” ungkapnya.

Namun untuk mengambil langkah pencegahan agar jangan sampai penularan virus corona terjadi melalui perawat ke pasien maka seluruh petugas kesehatan di faskes yang menangani virus ini telah diperiksa dan semuanya negatif.

“Sampai hari ini kita kendalikan jangan sampai petugas kesehatan yang menularkan. RSUD kemudian ambil langkah memeriksa semua petugas kesehatan di faskes baik rumah sakit, puskesmas maupun shelter untuk diperiksa. Kita semua sudah diperiksa dan di swab, Puji Tuhan semua negatif,” ungkapnya. (Ronald)

Top