6 Pasien RS Tembagapura Sembuh Dari Covid-19

Mimika juga ada penambahan 4 kasus positif Covid-19, Rabu (13/5)

MIMIKA, BM

Upaya luar biasa yang terus dilakukan PT Freeport Indonesia melalui Tim Dokter Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Tembagapura, guna melindungi karyawannya, perlahan mulai membuahkan hasil.

Pada malam ini, Rabu (13/5), sebanyak 6 pasien dari RS Tembagapura dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Mereka adalah pasien 048 inisial IDG, 050 inisial KRG, 052 inisial IKR, 054 inisial RSW, 060 inisial AGJ dan pasien 062 inisial EPS.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pemda Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan Mimika via pesan whatssap group Team Pers Update Covid-19, Rabu malam.

“Sebelumnya kami mohon maaf jika terdapat selisih kumulatif kasus Covid-19 dan kumulatif kasus sembuh hari ini dengan data provinsi. Kesalahan ini masih bisa dikontrol namun ini merupakan salah satu kelemahan jika data yang di publikasi terlebih dahulu belum di verifikasi dengan kabupaten dan ini akan mempengaruhi data nasional,” ungkapnya.

Reynold Ubra menyampaikan hal ini karena pada pukul 17.54 Wit, Tim Gugus Tugas Provinsi Papua melaporkan bahwa Kabupaten Mimika ada penambahan 5 kasus, padahal hanya 4 kasus. Selain itu mereka pun tidak melaporkan 6 kasus yang sembuh dari Covid-19.

“Pasien sembuh hari ini semua dari RS Tembagapura. Maka secara kumulatif 23 pasien (20,18 persen) di Mimika sudah sembuh. Untuk pasien meninggal belum ada penambahan masih 2,63 persen. Jumlah Pasien Covid-19 yang sembuh dari dr RSUD berjumlah 12 Orang (52,2 persen) dan RS Tembagapura berjumlah 11 Orang (47,8 persen),” ungkapnya.

Selain pasien sembuh, hari ini juga terdapat penambahan 4 kasus baru positif Covid-29. Bukan 5 kasus seperti yang sudah diberitakan beberapa media. Dari 4 kasus baru ini, 3 berasal dari RS Tembagapura dan 1 dari RSUD.

Mereka adalah pasien 111 inisial WDY (P) alamat Wonosari Jaya Distrik Wania, pasien 112 inisial HTN (L), pasien 113 inisial NKW (L) dan pasien 114 EYE (L). Ketiganya dari Rumah Sakit Tembagapura.

“Untuk Tembagapura tidak bisa disebutkan bahwa mereka merupakan cluster Freport karena harus diidentifikasi dulu berupa pengumpulan informasi dari karyawan yang sakit kalau transmisi lokal sudah pasti terjadi karena karyawan Freeport juga adalah pelaku perjalanan sehingga bisa saja penularan dari cluster Jakarta, Makasar, Surabaya bahkan Lembang,” jelasnya.

Ia mengatakan dengan penambahan 4 kasus baru maka kumulatif kasus Covid-19 distrik Tembagapura kini menjadi 72 Kasus, Kuala Kencana 4 Kasus, Mimika Baru 17 Kasus dan Wania 21 Kasus.

“Kasus aktif berjumlah 88 dengan rincian perawatan di RSUD 19 Kasus, shelter 7 kasus, RSMM 23 dan RS Tembagapura 55 Kasus,” ujarnya.

Secara tabulasi berdasarkan jenis kelamin, Reynold Ubra mengatakan dari total 114 kasus ini, pasien laki-laki sebanyak 85 Orang (74,56 persen) dan pasien Perempuan sebanyak 29 orang (25,44 persen).

Sedangkan jika melihat tabulasi faktor usia maka rata-rata usia 42.8 tahun dengan usia termuda 15 Tahun dan usia tertua 69 tahun.

“Terkait data penduduk lokal, 8 kasus dari seluruh kasus Tembagapura adalah Orang Asli Papua (OAP),” ungkapnya.

Mimika hari ini juga terdapat penambahan PDP baru sebanyak 5 Orang yang dilaporkan oleh RSMm (1), RS Tembagapura (3) dan RS Kasih Herlina (1). Sehingga jumlah PDP berjumlah 137 Orang dengan rincian Isolasi mandiri 46 dan isolasi di RSUD 9 Orang, Shelter 1, RSMM 23 dan RS Tembagapura 55 Orang.

Sedangkan ODP terdapat penambahan baru sebanyak 10 Orang. RSMm (1), PKM Kwamki (1), PKM Pasar Sentral (1), PKM Timika Jaya (3 ) dan Tracing PE (4). Kumulatif ODP berjumlah 520 orang. 507 isolasi mandiri, 13 isolasi di Shelter dan 1 orang isolasi di RSUD.

“Kalau OTG baru hari ini ada penambahan 5 orang berdasarkan tracing kontak PE sehingga kumulatif OTG berjumlah 956 Orang dengan rincian 912 orang isolasi mandiri dan 44 orang isolasi di shelter,” jelas Reynold Ubra. (Ronald)

Top