Rakerda II TP PKK Mimika Diikuti 224 Pengurus Kabupaten dan Pengurus 18 Distrik

Foto bersama Wabup John, Sekda Gomar dan Pengurus TP-PKK Kabupaten Mimika
MIMIKA, BM
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Tahun 2021 yang digelar di Hotel Horison Timika, Selasa (18/5).
Rakerda II TP PKK Kabupaten Mimika diikuti 224 orang terbagi atas 80 peserta TP-PKK kabupaten dan 144 PKK Distrik yang terdiri atas para ketua dan wakil ketua dan badan pengurus baik tingkat kabupaten maupun distrik.
Rakerda II yang dilansungsungkan selama tiga hari ini mengusung tema "Sinergitas dan Kemitraan PKK Kabupaten Mimika Untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas dan Sejahtera.
Pembuakan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob didampingi Sekda Michael Gomar, Ketua TP PKK Mimika, Ny Kalina Omaleng, Wakil Ketua I, Ny Suzy Herawaty Rettob ditandai pemukulan tifa.
Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga hasilnya dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing.
"Ibu-ibu sebagai tonggak harus ada di distrik, kalau ibu-ibu menghampiri suaminya di distrik pedalaman tentunya mereka akan betah di kampung. Saya berharap kepala distrik kalau tugas di daerah bawa ibu-ibu, supaya hasil dari sini mereka bisa praktekkan kepada masyarakat di tempat suaminya bertugas,"tutur Wabup John.
Lanjutnya, Rakerda hari ini menjadi wahana strategis untuk evaluasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama setahun berjalan.
"Saya berharap apa yang dilaksanakan PKK Kabupaten bisa sampai ke kampung-kampung," tuturnya.
Wabup John pada momen ini juga menyampaikan pesan dari Presiden RI Joko Widodo. Presiden RI berpesan dan mengajak masyarakat di seluruh tanah air agar menanamkan nilai-nilai kehidupan guna membangun keluarga yang sehat dan sejahtera karena peran strategis keluarga sangatlah penting dalam menentukan kualitas sebuah bangsa.
Ia mengatakan, PKK merupakan mitra pemerintah dalam membina dan memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif.
Artinya, kader-kader PKK harus bisa memandu, mengajak, merangkul dan mengumpulkan semua ibu-ibu di Kabupaten Mimika sesuai peran masing-masing baik di tingkat kabupaten, distrik maupun kampung.
"Pemda Mimika saat ini mencanangkan program stunting. Bagaimana kita buat stunting ini tidak boleh ada di kabupaten karena stunting membuat anak tumbuh tidak dengan baik atau tidak sehat. Mimika adalah salah satu pilot project di Indonesia dari 3 Kabupaten yang ada di Provinsi Papua,"katanya.
Ia berharap peran PKK menjadi tulang punggung pemerintah, PKK harus menjadi mitra pemerintah untuk memerangi semua hal yang ada terutama bersama-sama memutus mata rantai covid-19.
Program pembinaan dan pendampingan oleh tim penggerak PKK Kabupaten harus terus di mantapkan, sehingga terwujud ritme program dan kegiatan organisasi yang terkordinasi dan sinergi pada semua jenjang organisasi PKK.
"Saya berharap tim penggerak PKK Kabupaten tidak berjalan sendiri, bisa bermitra dengan lembaga Swadaya dan secara khusus dengan pemerintah daerah. Di balik kesuksesan seorang suami di belakangnya ada seorang wanita hebat. Kita tidak bisa jalan sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ny Leenjte Siwabeshy Paiman dalam laporannya menyampaikan, latar belakang PKK merupakan komponen inti dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, yang berkeadilan secara organisasi. PKK merupakan organisasi dari pusat hingga daerah.
Gerakan PKK sebagai gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari oleh dan untuk masyarakat dalam mensejahterakan keluarga telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat secara nasional maupun internasional.
Hubungan kerja dalam gerakan PKK bersifat konsultatif, koordinatif dengan tetap memperhatikan hirarki dalam setiap jenjang tim penggerak PKK.
"Maksud dan tujuan Rakerda adalah untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam pengembangan kebijakan program dan kegiatan gerakan PKK di Kabupaten Mimika baik antar tim penggerak PKK maupun kerja sama dengan berbagai pihak dan unsur terkait guna meningkatkan capaian gerakan PKK di setiap tingkatan," jelasnya.
Selain itu juga untuk membangun kemitraan dan peningkatan kapasitas internal maupun eksternal dalam pelaksanaan gerakan PKK serta meningkatkan dan memantapkan gerakan PKK kelembagaan PKK tertib administrasi dan 10 program pokok PKK.
"Outputnya agar hasil yang diharapkan dapat memberi penjelasan peran tim penggerak PKK dalam mengintegrasikan dan menyukseskan program program pemerintah melalui gerakan PKK," ungkapnya. (Shanty)



