Kota Timika Masih Kotor, GAMKI Turun Bantu Bersihkan

Salah seorang anak kecil terlihat sedang menatap Wakil Bupati Johannes Rettob bersama GAMKI dan PMI yang sedang memungut sampah

MIMIKA, BM

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melakukan aksi bersih-bersih kota mulai dari eks pasar swadaya hingga depan SD Tiga Raja untuk menyambut perayaan hari ulang tahun pekabaran injil (HUT-PI) pada 5 Februari 2022 ke 167.

Selain GAMKI ada juga dari Palang Merah Indonesia (PMI) serta Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob yang hadir dalam kegiatan bersih-bersih kota, Kamis (3/2).

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob yang ikut terlibat dalam aksi bersih-bersih ini memuji dan memberikan apresiasi terhadap apa yang ditunjukan GAMKI dan juga PMI.

"Gerakan ini sangat baik sekaligus menggugah masyarakat dalam rangka bagaimana masyarakat punya peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap kebersihan, peduli terhadap keindahan dan bagaimana Kota Timika ini kita jaga dengan baik," kata Wabup John.

Wabup John berharap, apa yang dilakukan oleh GAMKI ini menjadi titik awal agar masyarakat secara khusus umat kristen yang ada di Kabupaten Mimika lebih peduli dan memiliki hati terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kecintaan terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan berdampak pada menurunnya tingkat penularan penyakit. Selain itu juga memberikan rasa nyaman untuk semua.

"Apresiasi besar buat GAMKI Mimika dimana GAMKI sebagai pemuda kristen membuat suatu gerakan ini dan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kristus bahwa mari kita bekerja untuk sesama, mengasihi sesama, cinta akan sesama dan mari kita bangkit pada diri kita sendiri menuju hari pekabaran injil setanah Papua. Selamat merayakan hari injil masuk Papua pada 5 Februari," ujar Wabup John.

Wabup mengakui kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Karena sampah di halaman sendiri dan sekitarnya kadang dibiarkan begitu saja, terutama di jalanan.

Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah semata namun juga butuh kesadaran masyarakat.

Apalagi menurut Wabup John, pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup, sudah menyediakan fasilitas kebersihan seperti memberikan motor roda 3 kepada kelurahan serta menyediakan TPS-TPS.

"Hanya saja dana kita ini kita lebih besar bayar kepada pekerja-pekerjanya. Memang kalau kita hitung antara jumlah pekerja dengan luas Kota Timika itu tidak mampu sampai ke pinggir-pinggir jalan atau gang-gang," kata John.

Olehnya, Wabup John meminta peran lebih dari para RT. Sampah rumahan bisa dikondisikan dari rumah warga ke TPS yang sudah ditentukan oleh kelurahan ataupun kampung. Setelah itu, selanjutnya akan menjadi tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup.

"Sebenarnya begitu. Tidak harus menumpuk-menumpuk di pinggir jalan begini. Makanya ini giatnya para RT. Saya harap supaya mereka menghidupkan kembali gerakan kebersihan di lingkungan. Kita lihat kan tadi masih banyak masyarakat yang menumpuk sampahnya di pinggir jalan," ungkapnya.

Ketua DPC Gamki Mimika, Donny Warobay mengatakan kegiatan bersih-bersih ini awalnya menggandeng beberapa kelompok yakni dari Cipayung dan PMI. Namun karena kesibukan dan lainnya, yang hadir hanyalah PMI.

"Saya selaku DPC GAMKI Kabupaten Mimika berharap bahwa kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang positif. Kita juga secara tidak langsung mengedukasi masyarakat untuk bagaimana menjaga kebersihan kabupaten ini," Tutur Donny.

Donny bertekad, ke depan jika ada kegiatan-kegiatan GAMKI lagi maka mereka akan lebih menitikberatkan pada gerakan membersihkan kota.

"Saya juga selaku ketua GAMKI mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati John Rettob yang selalu memberi dukungan dan support kepada kami GAMKI dan hari ini beliau hadir bersama-sama dengan kami untuk melakukan kegiatan bersih-bersih, walaupun itu pungut-pungut sampah di pinggir jalan tapi kami merasa itu suatu hal yang baik dan positif untuk kita semua," ungkapnya. (Shanty)

Top