PTFI Buka Kembali Program Christmas Flight Setelah Sempat Tertunda Akibat Pandemi Covid

Foto bersama usai dilakukan running Program Christmas Flight PT Freeport Indonesia
MIMIKA, BM
PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali membuka program Christmas Flight khusus Orang Asli Papua (OAP) setelah dua tahun lamanya tertunda akibat pandemi Covid-19.
Pembukaan kembali program ini dilaksanakan pada Kamis (9/12) di Bandara Perintis Mozes Kilangin oleh Vice President Industrial Relation PTFI, Demi Magai.
Vice President Industrial Relation PTFI, Demi Magai mengatakan program tahunan Christmas Flight kembali dapat dilakukan tahun ini semua karena kehadirat Tuhan dan hal ini patut untuk disyukuri. Walau demikian, tidak semua rute seperti dua tahun sebelumnya dibuka karena faktor keamanan.
“Sesuai memo yang kita keluarkan, beberapa daerah tidak bisa karena situasi dan kondisi. Senior Management selalu memprioritaskan safety (keamanan-red) karena karyawan PTFI maupun kontraktor adalah aset perusahaan,” ujarnya.
Lanjutnya, Senior Management dalam mengambil langkah terkait keselamatan tersebut selalu berkoordinasi dengan tiga pihak yakni TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.
“Mohon ikuti aturan karena pandemi Covid-19 belum selesai, sekarang mau masuk ke PPKM Level III sehingga prioritaskan kesehatan keluarga dan kembali tidak ada yang terpapar Covid-19,” harapnya.
Sejak pendaftaran dibuka pada 11 Oktober hingga 31 November 2021 tercatat calon penumpang sebanyak 2.508 orang.
Adapun jadwal keberangkatan karyawan dan tanggungannya dimulai dari tanggal 8 hingga 23 Desember. Sementara penjemputan dilakukan pada 6 Februari hingga 18 Februari 2022.
Penumpang pada program Christmas Flight ada 10 kontraktor selain karyawan dan tanggungan dari PTFI sebanyak 1.732 orang.
PT KPI (230), PT PSU (377), PT AVCO (59), PT PJP (9), RS ISOS (12), Sekolah YPJ (12), PT Mahaka (6), Rimba Papua Hotel (56) dan Istitute Pertambangan Nemangkawi 2 orang.
Maskapai yang akan melayani program ini yakni Sriwijaya, Garuda, Air Fast Twin Otter, Reven air dan Cooper.
Maskapai Sriwijaya Air melayani rute Manokwari, Sorong dan Merauke menggunakan sistem block group dengan mengikuti flight reguler serta chartter flight untuk tujuan Wamena.
Garuda Indonesia akan melayani rute Timika-Nabire dengan sistem block group mengikuti flight reguler.
Air Fast Twin Otter melayani daerah Enarotali, Waghete dan Moanemani, Kaimana, Fak-fak, Serui serta Teluk Wondama.
Bagi karyawan Suku Kamoro yang tinggal di wilayah pesisir, PTFI juga menyediakan bahan bakar sebanyak 800 liter untuk 17 daerah.
17 daerah dimaksud adalah Kokonao, Agimuga, Aika Wapuka, Ipaya, Potowayburu, Pronggo, Timika Pantai, Agats, Atuka, Omawita, Sumapo, Ararao, Kekwa, Manasari, Umar, Yaraya, dan Amar. (Elfrida)






















