Ekonomi dan Pembangunan

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24 Jam

Apel siaga PLN UP3 Timika

MIMIKA, BM


PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika, Kabupaten Mimika, menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi daya selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kesiapan dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika sudah mulai berlangsung dari tanggal 15 Desember 2025 sampai 5 Januari 2026.

Langkah ini juga dilakukan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkesinambungan bagi seluruh pelanggan.

Manager PLN UP3 Timika, Parmonangan Andreas Sitorus menyampaikan, PLN telah menerapkan pengamanan berlapis untuk memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Mimika dan daerah pelayanan sekitarnya.

“Serangkaian pemeliharaan dan inspeksi jaringan, dilakukan secara intensif sebagai langkah preventif menghadapi kondisi cuaca ekstrem pada penghujung tahun,” kata Andreas dalam Press Conference, Selasa (23/12/2025).

Andreas mengatakan, PLN mengedepankan kesiapan sistem dan respons cepat dalam memberikan layanan kepada masyarakat selama periode Nataru.

Seluruh personel dan infrastruktur telah berada dalam status siaga dan waspada, termasuk penguatan jaringan, ketersediaan material cadangan, dan penyiapan regu piket gangguan selama 24 jam.

“Kami UP3 Timika menyiapkan setidaknya 126 Personil siaga yang terdiri dari Pegawai PLN dan Pegawai Tenaga Alih Daya, Kendaraan Operasional sebanyak 13 Unit terdiri dari Motor dan Mobil serta 16 Unit Peralatan Backup Kelistrikan Seperti Genset, UGB, UKB dan UPS yang tersebar di seluruh Unit Layanan di UP3 Timika guna mendukung pengamanan Pasokan Listrik yang handal dan kontinyu,”ujarnya.

Selain pengamanan dari sisi operasi, PLN UP3 Timika berharap pentingnya kontribusi masyarakat untuk menjaga keselamatan instalasi kelistrikan.

“Apabila terjadi keadaan force majure, sebisa mungkin melaporkan adanya potensi bahaya listrik kepada petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile maupun Call Center 123 untuk menghindari terjadinya kecelakaan akibat listrik yang diakibatkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, ataupun kabel listrik yang terputus akibat pohon roboh," tuturnya.

Dikatakan, bahwa untuk memitigasi ancaman serupa yang terjadi di berbagai daerah akibat cuaca ekstrem, PLN UP3 Timika telah melakukan penyisiran daerah rawan banjir demi memastikan keamanan aset dan keselamatan ketenagalistrikan, memperkuat konstruksi SUTM pada jaringan dengan ROW yang Kritis, dan menghimbau agar masyarakat ikut aktif dalam memberikan informasi keadaan darurat yang memerlukan pemadaman listrik untuk pengamanan keselamatan masyarakat.

“Untuk memastikan penanganan laporan berlangsung cepat dan terukur, PLN mendorong pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana pelaporan resmi dan akses informasi kelistrikan. Melalui aplikasi tersebut, laporan gangguan akan langsung terhubung dengan tim teknik sehingga penanganan dapat dilakukan lebih efisien,”ucapnya.

PLN UP3 Timika berkomitmen perusahaan akan terus memantau perkembangan sistem kelistrikan sepanjang periode Nataru dan siap melakukan tindakan korektif apabila terjadi kondisi darurat.

Dengan sinergi antara PLN dan masyarakat, diharapkan layanan kelistrikan selama Natal dan Tahun Baru dapat terselenggara dengan baik serta mendukung kegiatan peribadatan, perayaan keluarga, maupun aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Siaga Nataru ini bisa aman lancar, pasokan listrik andal, ibadah semua para warga juga berjalan dengan khusyuk dan berjalan dengan lancar,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Petugas Disnakeswan saat memeriksa keamanan pangan di pasar sentral

MIMIKA, BM

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika rutin melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pedagang daging ayam dan sapi, termasuk di Pasar Sentral Timika dan pedagang di Jalan Hasanudin, untuk memastikan produk yang dijual layak konsumsi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan menjamin kualitas dan keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat. 

Kepala Disnakkeswan, dr. Sabelina Fitriani mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memastikan apakah daging sapi dan daging ayam yang dijual layak untuk dikonsumsi masyarakat.

“Kita harap menjelang Nataru, bahan-bahan dari produk peternakan ini bisa cukup,” kata Sabelina.

Selain mengecek keamanan pangan, pihaknya juga ingin memastikan stok yang dijual oleh para pedagang bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Karena kalau untuk ayam, dia tidak berlebih karena dari luar Mimika itu memang stoknya agak terbatas,” katanya.

Sabelina menjelaskan, untuk stok daging ayam saat ini sebanyak 270 ton, daging sapi kurang lebih sekitar 50 ton dan telur 15 ton per hari.

“Kami harap stok itu cukup. Walau memang ada kenaikan harga pada daging ayam, yang tadinya itu Rp40 per kilo sekarang itu sudah Rp45 ribu,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Foto Istimewa Nampak Kapolres Mimika saat ikut dalam panen raya jagung.

MIMIKA, BM

Polres Mimika melaksanakan panen raya jagung dilahan pertanian seluas 1 hektare yang berlokasi di Jalan Poros Lockpong, Kampung Naena Muktipura SP6, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Kamis (18/12/2025) lalu.

Dari luas lahan tersebut diperoleh hasil panen sebanyak kurang lebih 2 ton jagung. Kegiatan ini sebagai wujud mendukung program Swasembada Pangan serta guna mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas.

Kegiatan panen raya jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K, M.H, juga di hadiri oleh ketua Bhayangkari Cabang Mimika Ny. Almira Billy serta 50 orang tamu undangan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, instansi pemerintah daerah, serta perwakilan masyarakat tani.

Dalam sambutannya, Kapolres Mimika menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Kuala Kencana atas upaya maksimal dalam mengelola lahan pertanian jagung seluas 1 hektare.

Kapolres juga menekankan bahwa meskipun luas lahan terbatas, hasil panen tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Mimika.

Selain itu, Kapolres Mimika menegaskan pentingnya penyesuaian harga dan subsidi jagung di wilayah luar Pulau Jawa, mengingat tingginya biaya transportasi dan distribusi.

“Panen raya jagung ini dilaksanakan di lahan seluas 1 hektare. Dari lahan tersebut berhasil dipanen jagung dengan hasil kurang lebih sekitar 2 ton. Ini merupakan upaya maksimal yang telah dilakukan jajaran Polres Mimika bersama masyarakat tani di tengah tantangan kondisi cuaca di Timika,” ujar Kapolres.

Dengan melalui kegiatan ini, Polres Mimika menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. (Ignasius Istanto)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top