Ekonomi dan Pembangunan

Pokja III PKK Mimika Berlatih Membuat Opak Telo Langsung Dari Pakarnya

Ketua Bidang Pokja III Ny. Tuti Kaliky, Ketua Pokja III Ny. Selvi Hasna Kasih nampak serius mendengarkan pemaparan pemilik usaha Opak Telo Sri Suhartini (celemek abu-abu)

SURABAYA, BM

Opak Telo merupakan cemilan yang berasal dari kota Surabaya yang terbuat dari ubi atau petatas ungu dan kuning. 

Karena menggunakan bahan lokal tersebut, maka cemilan ini gluten free dan pemasarannya sudah ke beberapa tempat di Indonesia seperti Bali. Selain itu juga, cemilan ini sudah dilirik oleh dunia internasional seperti Malaysia dan New Zealand.

Hal ini menjadi daya tarik Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika melalui Pokja III untuk terbang dari Timika ke kota Surabaya untuk melihat secara langsung bagaimana proses pembuatannya sehingga cemilan ini bisa digemari tidak hanya di luar Surabaya namun juga mampu menembus pasar hingga ke luar negeri.

TP PKK Mimika berkesempatan berlatih mulai dari membuat adonan, mencetak adonan dengan menggunakan cetakan khusus lalu memasaknya hingga menjadi Opak Telo yang enak dan renyah.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob melalui Ketua Bidang Pokja III Ny. Tuty Kaliki mengatakan tujuan dari studi tiru ini adalah untuk bagaimana pengurus Pokja III dapat belajar dan mengadaptasi ilmu-ilmu yang ada di tempat usaha pembuatan Opak Telo yakni Limbang Jaya Makmur milik Sri Suhartini.

“Dengan kunjungan tersebut kita dapat belajar, mengamati dan mempraktekan cara pembuatan Opak Telo ini sehingga ketika kembali ke Timika dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari,” katanya Kamis (13/11/2025) di kota Surabaya.

Lanjutnya, adapun bahan baku yang digunakan yakni petatas juga mudah ditemui di Timika. 

“Dengan demikian apa yang kita harapkan dapat tercapai dan sesuai tujuan. Semoga ilmu yang didapat bisa dipelajari dan menjadi tutor untuk pelatihan-pelatihan bagi mama-mama Papua nantinya dengan inovasi-inovasi terbaru,” tuturnya.

Pengurus Pokja III saat berlatih membuat Opak Telo

Kedatangan rombongan TP PKK Mimika itu disambut hangat oleh Kepala Distrik Karang Pilang Ipong Whisnu Wardono dan Lurah Kebraon Distiani Dwi Astuti.

Kepala Distrik Karang Pilang Ipong Whisnu Wardono mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari TP PKK Mimika ke salah satu tempat usaha warganya.

“Selamat datang dan kami senang atas kedatangan bapak dan ibu untuk bagaimana kita bisa memasarkan, memberikan ilmu dan kami harapkan di tempat ibu nanti bisa dipraktekan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Lurah Kebraon Distiani Dwi Astuti sangat bahagia TP PKK Mimika mau datang jauh-jauh ke Surabaya.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggan bagi kami dengan ada kunjungan dari TP PKK Mimika. Ini suatu hal yang sangat luar biasa bagi kami karena kedatangan tamu dari Mimika dengan antusiasnya mereka ingin tahu dan membawa ilmu dari Opak Telo ini tetang pengelolaan ubi (petatas-red). Semoga kunjungan ini bermanfaat dan lancar terus untuk inovasi disana,” tandasnya.

Sementara itu, Pemilik Limbang Jaya Makmur Sri Suhartini juga merasa senang tempat usahanya dikunjungi.

“Opak Telo ini sudah kami kirim ke Malaysia bahkan New Zealand mencari ini dan sudah pesan 1000 pcs dulu. Saya ikutan Expo Indonesia dan kami merupakan binaan Bank Indonesia (BI) untuk ekspor dan sekarang saya binaan BI untuk keseluruhan produksinya,” ucapnya.

“Orientasi kita memang pemberdayaan. Jadi, tadi disampaikan oleh teman-teman kalau disana sudah ada hibah, kalau kami disini mandiri. Jadi, saya yakin Mimika, Papua Tengah bisa,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Pemilik Lahan Pasar SP2 Minta Pemkab Bayar Ganti Untung Secara Adil

Lahan Pasar SP2

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika diminta untuk mengganti untung tanah lahan pasar SP2 yang selama ini digunakan sebagai pasar secara adil.

Pasalnya, proses penyelesaian lahan ini sudah berlangsung sejak tahun 2005, dan sejak beberapa tahun terakhir ini sudah dilakukan penyelesaian lebih lanjut bersama Pemkab Mimika.

“Kita harap pemerintah memproses dan membayar seadil-adilnya, bukan ganti rugi tapi ganti untung,” kata Pemilik Lahan Pasar SP2, Aki Mariswa Bwefar.

Aki berharap pembayaran ganti untung ini dilakukan dengan mempertimbangkan kerugian pemilik lahan, karena selama ini sudah dipakai pemerintah sebagai pasar.

“Proses ini sudah berjalan sejak tahun 2005 jadi kita harap pembayaran bisa diselesaikan paling lama di APBD tahun 2026 nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mimika, Abriyanti menjelaskan, untuk lahan pasar SP2 saat ini sedang dalam tahap penghitungan oleh tim apresial.

Setelah perhitungan oleh tim apresial, akan ada tahap penyampaian kepada pemilik lahan terkait dengan nilai yang akan dibayarkan.

Tetapi memang, selama tahap perhitungan tidak ada intervensi baik dari pemerintah maupun pemilik lahan. Ia mengakui bahwa lahan ini sudah digunakan Pemkab, dan tim apresial akan menghitungnya secara profesional.

“Untuk harganya itu pemilik tidak bisa intervensi, kami dinas juga tidak intervensi kesitu, jadi itu hak tim apresial untuk menilai, tapi tetap ada tahap penyampaian nilai ke pemilik lahan,” jelas Abriyanti.

Ia mengatakan, pihaknya berkontrak dengan tim apresial selama satu bulan ke depan untuk menghitung sejumlah titik lahan yang dibayarkan oleh pemerintah.

“Setelah perhitungan ini, saya pastikan dulu ada di anggaran perubahan atau tidak, tapi kalau tidak ada berarti nanti (pembayarannya) di APBD induk 2026,” pungkasnya. (Shanty Sang)

BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Di Timika Bahas Pelayanan JKN

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Jayapura mengadakan media gathering bersama sejumlah awak media di Flash Coffe, Senin (20/10/2025) kemarin.

Kegiatan ini mengangkat tema "Transparansi dan Informasi Publik : Menyampaikan Edukasi dan Manfaat JKN Dengan Jelas Serta Akurat".

Acara ini turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Mimika, Maikel Tuturop, bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Hernawan Priyastomo, sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan media yang hadir dalam kegiatan media gathering hari ini. Kabupaten Mimika merupakan salah satu wilayah kerja Kantor Cabang Jayapura, dan kontribusi media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

"Media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi dan mendukung keberhasilan Program JKN,"kata Hernawan.

Hernawan dalam paparannya menyampaikan data terkait pembiayaan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Mimika. Hingga saat ini, BPJS Kesehatan telah membayarkan Rp95,2 miliar untuk pelayanan kesehatan peserta JKN yang mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan wilayah Mimika.

Sementara itu, untuk peserta asal Mimika yang memperoleh pelayanan kesehatan di luar wilayah Mimika, total pembiayaan yang dikeluarkan mencapai Rp20,5 miliar.

“Angka ini menunjukkan betapa besar manfaat program JKN yang telah dirasakan masyarakat. Kami berharap masyarakat terus aktif menjaga status kepesertaannya agar tidak terkendala ketika membutuhkan layanan kesehatan,” tutur Hernawan.

Saat ini penggunaan JKN di Kabupaten Mimika mengalami peningkatan dari sisi pembiayaan kesehatan selama tahun 2025.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat Timika yang memanfaatkan layanan kesehatan melalui JKN. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta memperluas informasi tentang program JKN kepada masyarakat,” ujarnya.

Hernawan menjelaskan, sepanjang tahun 2025 BPJS Kesehatan telah memberikan 26.691 layanan administrasi di wilayah kerja Kantor Cabang Jayapura, dengan 3.341 layanan tatap muka di Timika.

Selain layanan administrasi, BPJS Kesehatan juga aktif menggelar BPJS Keliling, melakukan 20 kali sosialisasi resmi, serta memperluas pelayanan melalui aplikasi JKN Mobile.

“Melalui aplikasi JKN Mobile, peserta bisa mengakses berbagai layanan kesehatan secara lebih mudah. Kami terus berinovasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan sosialisasi, BPJS Kesehatan juga menggandeng puskesmas, aparat distrik dan kampung, serta membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) milik Pemkab Mimika.

“Kami bahkan membuka pelayanan di MPP agar masyarakat lebih mudah berkonsultasi mengenai JKN, selain datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Hernawan berharap media dapat menjadi corong informasi yang akurat serta mitra strategis BPJS Kesehatan dalam mengedukasi masyarakat.

"Melalui pemberitaan yang faktual dan berimbang, kita bisa bersama-sama menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan program JKN,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Thomas Prayitno Wibowo, menyampaikan bahwa manfaat dan kemudahan layanan JKN kini semakin dirasakan masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan.

“Kami berharap melalui Media Gathering ini, rekan-rekan media dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai pemanfaatan JKN di Mimika. Kolaborasi antara BPJS dan media diharapkan terus terjalin baik,” pungkasnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top