Wabup John dan IKPPM Kunjungi Kampung Atuka dan Berikan Bantuan

Wabup Mimika bersama keluarga besar IKPPM meninjau rumah yang hilang akibat terbawa gelombang banjir Rob
MIMIKA, BM
Pascah musibah alam yang melanda Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah akibat banjir Rob pada tanggal 5 Januari lalu, Wakil Bupati Mimika,Johannes Rettob bersama Ikatan Keluarga Perintis Peduli Mimika (IKPPM) menyempatkan diri secara langsung mengunjungi serta memberikan bantuan kepada masyarakat.
Bantuan yang diberikan oleh Wakil Bupati Mimika,Johannes Rettob didampingi Ketua IKPPM, Petrus Yanwarin serta masing-masing perwakilan komunitas disambut baik oleh Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi beserta perangkat desa dan masyarakat di balai Kampung Atuka, Jumat (21/1).
Selain meninjau langsung Wakil Bupati Mimika bersama rombongan IKPPM membangun jembatan baru bagi warga kampung Atuka.
"Saya datang bersama keluarga besar IKPPM membawa sumbangan berupa sembako dan barang lainnya untuk dapat dipergunakan dengan baik. Dan untuk saat ini intinya masyarakat butuhkan hal-hal yang sangat penting berupa bangunan fisik,"katanya kepada masyarakat.
Disampaikan Wabup bahwa sumbangan yang diberikan merupakan sumbangan
dari masyarakat Kabupaten Mimika yang dengan tulus hati telah membantu dan memberikan perhatian kepada masyarakat di Atuka.
"Nanti dari Atuka kita juga akan memberikan bantuan ke Amar. Bantuan yang kita berikan hari ini adalah sumbangan dari komunitas ikatan motor, keluarga besar IKPPM, group Eme Neme, Persemi Allstars serta dari laskar Bugis," ungkapnya.
"Jadi atas nama pemerintah Kabupaten Mimika saya ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh warga Mimika yang memberikan perhatian kepada masyarakat di Atuka dan Amar. Kita tidak bisa balas apa-apa sebagai orang Mimikawe, namun kita berharap masyarakat paham dan konsisten dalam hidup bersama di Kabupaten Mimika,"ungkap Jhon.
Dengan musibah yang dialami Kampung Atuka, kata Wabup bahwa Kabupaten Mimika melalui Dinas PU akan memasang beronjong.
"Dalam tahun ini akan dikerjakan dan mudah-mudahan bisa bertahan. Jadi saya berharap pembangunan secara pelan-pelan berdasarkan aspirasi masyarakat, berdasarkan musrembang dan berdasarkan apa yang kita lihat. Memang sekarang tidak bisa maksimal sekali, tapi kita coba pelan-pelan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat,"kata Jhon.
Dalam kesempatan tersebut, kata Wabup bahwa sebagai anak cucu perintis Timika, kedatangan bersama keluarga besar IKPPM ini merupakan kerelaan dan suka cita untuk membantu korban bencana.
"Ini peduli rasa kami sebagai anak-anak perintis dari orang-orang tua kami dulu,"kata Jhon.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua IKPPM, Petrus Yanwarin. Ia mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian IKPPM terhadap warga Atuka.
"Atas nama anak cucu perintis selain berikan bantuan, kami juga buatkan jembatan. Intinya kami anak cucu perintis datang kesini mau berbagi susah senang dengan masyarakat disini bahwa kami masih ada. Kami tidak bisa bantu satu persatu tapi kami akan berupaya semampu kami," ungkapnya.
Dijelaskan juga bahwa dibentuknya IKPPM karena ada ilham dari orang-orangtua dan orang-orang Mimikawe.
"Kami bentuk IKPPM ini karena kami mau melanjutkan pekerjaan orang-orangtua kami yang dulu datang disini. Kami tidak boleh berhenti dan selalu mengenang kembali serta meneruskan pekerjaan mereka,"jelas Ketua IKPPM.
Menerima kedatangan Wakil Bupati Mimika bersama keluarga besar IKPPM, kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi beserta perangkat desa dan masyarakat memberikan apresiasi.
"Terimakasih buat bapak Wakil Bupati Mimika dan keluarga besar IKPPM yang sudah mau datang langsung untuk melihat kondisi kampung serta memberikan bantuan, dan bantuan ini akan dipergunakan dengan sebaik mungkin,"ucap Samuel.
Ditambahkan Kepala Kampung Atuka, Arnoldus Natikapereyau bahwa musibah yang menimpa mereka membuat warganya pasrah karena ini adalah musibah alam.
"Terimakasih atas bantuan ini, sebab bantuan ini adalah berkat dari Tuhan. Dan kami berharap kepada bapak Wabup yang lahir di pesisir untuk selalu tolong memperhatikan kami disini," harapnya. (Ignas)






















