YPMAK Latih Pokja 5 Suku Susun RAB dan Laporan Keuangan

Para peserta saat mendengarkan penjelasan dari pemateri kegiatan

MIMIKA, BM

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan pelatihan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) dan laporan pertanggungjawaban (Lpj) keuangan kepada kelompok kerja (Pokja) lima suku.

Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan pokja lima suku ini dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (1/7).

Adapun Pokja 5 suku tersebut diantaranya pokja Damal, Nduga, Mee, Dani dan Moni.

Wakil Direktur YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro menjelaskan bahwa Pokja 5 suku ini adalah mitra YPMAK untuk mengelola dana kemitraan PTFI yang diperuntukkan untuk 5 suku kekerabatan yang ada di Mimika.

“Karena mereka merupakan pengelola dari pada anggaran yang diberikan oleh YPMAK maka perlu membuat laporan pertanggungjawaban sesuai kebijakan yang ada di YPMAK,” jelas Ihfa.

Diungkapkan, pelatihan yang diberikan bertujuan agar para mitra dapat mengetahui tentang sistem pelaporan agar ketika membuat lpj tidak lagi keliru.

“Kita akan selalu mendampingi mereka dalam membuat laporan pertanggungjawaban itu. Kita juga akan evaluasi apakah laporan yang mereka buat sudah dipahami atau belum,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Perencanaan Program Sosial Ekonomi, YPMAK, Billy Korwa mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang rencana RAB dan laporan LPJ yang benar sesuai dengan prinsip keuangan yang menjadi standar keuangan YPMAK.

“Pelatihan ini dilakukan dari hasil audit di keuangan. Setelah memeriksa laporan pertanggungjawaban ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” kata Billy.

Lebih lanjut ia mengatakan, YPMAK harus berada pada pengelolaan keuangan yang baik karena pertanggungjawabannya kepada publik sehingga harus jelas, transparan dan akuntabel.

Ia berharap pengurus pokja yang mengikuti pelatihan ini paling tidak sudah bisa memahami bagaimana menyusun RAB yang benar kemudian menyampaikan laporan juga yang bisa diterima sesuai dengan prinsip keuangan YPMAK.

“Karena ini akan menjadi bagian dari publikasi terhadap proses transparansi keuangan dan keterbukaan program kita kepada semua mitra dan stakeholder kita yang ada di Mimika dan luar Mimika,” ujarnya.

Selain pelatihan, YPMAK juga melakukan pendampingan secara internal sehingga bisa mempercepat pemahaman masyarakat dalam proses ini. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top