BLT Triwulan Dua Kampung Nawaripi Sudah Disalurkan Sebesar Rp135 Juta

Proses pembagian BLT triwulan dua secara simbolis diserahkan oleh perwakilan dari Distrik Wania dengan didampingi Kepala Kampung Nawaripi
MIMIKA, BM
Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan dua yang terhitung dari bulan April-Juni 2022.
Dana BLT yang besarnya RP 135.900.000 ini ini akan diterima sebanyak 151 kepala keluarga dengan besaran masing-masing Rp 900.000.
Dalam penyaluran BLT yang berlangsung di Balai Latihan Kerja Kampung Nawaripi, Sabtu (20/8) selain dihadiri Kepala Kampung Nawaripi, Nobertus Ditubun, hadir pula Sekretaris Distrik Wania,Amir Gredenggo, Kabid Pemerintahan Kampung, Abner Frits Werimon, pendamping PNPM Kabupaten,Steven serta 18 ketua RT.
Kepala Kampung Nawaripi, Nobertus Ditubun menyampaikan bahwa penyaluran atau pembagian BLT triwulan dua yang baru bisa dilaksanakan ini dikarenakan selama proses pencariannya itu yang terlambat.
"Jujur ini saya harus kasih tahu supaya ketua-ketua RT jangan persalahkan saya. Seperti BLK yang ada ini untuk sementara tidak jalan karena honor instrukturnya belum dibayarkan. Terkait pencairan itu kami sudah ajukan sebelumnya ke DPMK dan di keuangan tapi terlambat pencairannya. Saya tidak tahu kendalanya apa,saya juga sempat marah-marah di keuangan," jelasnya.
Oleh karena itu sebagai atensi agar hal ini tidak terjadi lagi dirinya berpesan kepada perwakilan DPMK yang hadir dalam pembagian BLT triwulan dua untuk lebih bisa diperhatikan agar tidak terlambat lagi.
"Karena program yang ada di Kampung Nawaripi yang sudah jalan ini termasuk program besar dengan dana yang kecil tapi bagaimana kita kemas seperti apa supaya jadi dan ini sudah menjadi tanggungjawab," ungkap Norman.
Selain itu dirinya juga berpesan kepada ketua-ketua RT agar langsung memberikan atau membagikan dana tersebut kepada warga yang berhak menerima.
“Ketua RT pulang dari sini langsung bagikan kepada warga, jangan tunggu nanti atau besok, langsung salurkan,” pesan Norman.
Menanggapi terkait keterlambatan pencairan, Kabid Pemerintahan Kampung, Abner Frits Werimon mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.
"Secara khusus kita akan akan bertemu dengan pihak BPKAD karena proses sampai terlambatnya itukan ada disana,"ujarnya.
Kata Abner, untuk proses penyaluran BLT triwulan dua khususnya dalam kota itu baru berjalan di dua kampung saja,yakni Kampung Mulia Kencana dan Nawaripi.
"Saya berharap yang triwulan dua ini juga berjalan baik karena pertama juga sudah berjalan baik,"katanya.
Sementara itu mewakili Kepala Distrik Wania,Amir Gredenggo selaku Sekdis dengan singkat mengatakan agar dana BLT yang sudah disalurkan itu harus dipergunakan sebaik mungkin.
"Jadi apa yang sudah dilakukan hari ini dengan pembagian BLT merupakan berkat Tuhan,"katanya.
Ditambahkan pendamping PNPM Kabupaten, Steven bahwa agar tidak terjadi adanya indikasi penemuan maka yang perlu diperhatikan itu adalah administrasi.
"Harus tertib administrasi dan jangan sampai terjadi, karena sering jadi temuan inspektorat itu dimana tandatangan selalu berubah-ubah. Ini juga menjadi tugas ketua-ketua RT karena ketua-ketua RTlah yang ambil data,"ungkapnya.(Ignas)






















