Dinkes Mimika Ajukan 1166 Nakes Daftar P3K
Kasubid Kepegawaian G. Maturbongs
MIMIKA, BM
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengajukan 1166 tenaga kesehatan untuk di angkat menjadi tenaga P3K ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kepala Dinkes Mimika Reynold Ubra melalui, Kasubid Kepegawaian G. Maturbongs mengatakan, pengajuan ini merupakan kelanjutan dari perekrutan tenaga kesehatan pada tahun 2022 lalu, dimana pada tahun lalu tenaga P3K di Mimika tidak terakomodir karena masalah administrasi dan lainnya.
"Sehingga penerimaan usulan tenaga P3K ada di awal tahun 2023 ini. Jadi khusus untuk Dinkes terdiri dari 26 Puskesmas, ditambah Dinas Kesehatan dengan PSC 11 sehingga pada akhir tes kemarin siang itu jumlahnya 1166 nakes," ungkap Maturbongs saat diwawancara diruang kerjanya, Selasa (7/2/2023).
Hingga saat ini, pihaknya belum tahu Nakes mana yang nantinya akan diakomodir karena tugasnya hanya menyiapkan data.
Dan sekarang, kata Maturbongs, tugas tambahannya itu akan memilah jumlah tenaga sesuai profesi.
"Jadi kalau kemarin itu secara kolektif, sekarang sudah by name. Nanti juga ada validasi kembali terkait semua dokumen. Jadi kita hanya menyiapkan dan datanya langsung ditarik oleh Kemenkes," jelasnya.
Lanjutnya, pada 2022 lalu, pihaknya sudah melengkapi semua dokumen dan telah sampai tahap final di kementerian, namun ternyata ada beberapa hal teknis yang menyebabkan penundaan sehinnga di 2023 ini diminta untuk diimput kembali data tersebut.
"Jadi kami menginput kembali data tahun 2022 ditambah dengan penambahan 2023. Dan yang menginput ini pihak Puskesmas, karena mereka yang lebih tahu tentang kebutuhan tenaganya. Rencana kebutuhan dilakukan karena saat ini setiap Puskesmas diminta minimal harus ada 9 jenis tenaga kesehatan," ungkapnya. (Shanty Sang)



