57 Pegawai BPBD Mimika Ikuti Rapid Tes
Walau hujan, pegawai BPBD tetap setia melaksanakan tugasnya di jalan
MIMIKA, BM
Salah satu instansi pemerintah daerah yang menjadi garda terdepan guna memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Mimika adalah Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD).
Baik ASN maupun honorer BPBD, sedari awal mereka terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ini.
Beberapa hal yang selalu mereka lakukan adalah ikut membantu bersama pegawai Dinas Perhubungan dan Polres Mimika mengamankan kendaraan dan masyarakat di jalan-jalan seputaran kota Timika.
Mereka juga rutin menyalurkan atau mengantarkan bahan makanan (bama) ke rumah-rumah keluarga pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
Pegawai BPBD juga bertugas setiap hari mengisi tank-tank air di berbagai fasilitas umum serta rutin melakukan penyemprotan desinfektan di kelurahan dan distrik yang masuk kategori zona merah penularan corona virus.
Dengan aktifitas ini, maka pegawai BPBD secara tidak langsung melakukan kontak dengan para penderita, baik PDD, ODP maupun OTG
“Kami tidak bisa abaikan keadaan ini karena ini merupakan tugas dan tanggungjawab kami untuk masyarakat Mimika. Apa yang bisa kami buat untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19, akan kami lakukan tentunya dengan mengikuti prosedural yang ada,” ungkap Lefinus Siahaya, Humas BPBD Mimika kepada BeritaMimika, Sabtu (25/4).
Guna memastikan agar mereka semua terbebas dari Covid-19, sebanyak 57 pegawai BPBD bersama pegawai lainnya dari instansi Dinas Perhubungan, Satuan Pol-PP dan Satlantas Polres Mimika, pada hari ini melakukan rapid tes Covid-19 yang dilakukan Tim Medis Gugus Tugas Pemda Mimika di Kantor Dinas Perhubungan.
“Kami semua minta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Mimika agar kami semua negatif. Tes ini kami lakukan untuk diri kami, keluarga maupun orang lain. Besok baru kami dengar hasilnya,” harap Lefinus Siahaya.
“Kami berharap masyarakat bisa sadar dan membantu kami dengan memakai masker dan tinggal di rumah serta rajin cuci tangan. Untuk rencan ke depan, kami masih menunggu persetujuan Menteri Kesehatan untuk PSBB bagi Kabupaten Mimika,” ungkapnya. (Ronald)





