BOX! Atlet Tarung Derajat Papua Tiba di Mimika

Foto bersama dengan perwakilan PB POB dan KONI Mimika di Hotel Kamoro Tame
MIMIKA, BM
Rombongan tim atlet Tarung Derajat PON XX Papua tiba di Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, Rabu (15/9), dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air pukul 15.00 wit.
Rombongan yang berangkat dari Jayapura ini berjumlah 28 orang yang terdiri dari 22 atlet (12 putera dan 10 putri), tiga pelatih beserta official.
Sementara satu atlet akan menyusul dari Jawa Barat dan langsung menuju Timika atas nama Gabriel Sadewa, sehingga secara keseluruhan 23 atlet akan berlaga dalam PON XX Papua.
Sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga Tarung Derajat, perwakilan KONI Mimika dan PB PON menyambut kedatangan rombongan dan mengantar hingga di tempat penginapan Hotel Kamoro Tame.
Setibanya di Kamoro Tame, mereka disambut Sekretaris Umum KONI Mimika Caesar A. Tunya. Selain mengucapkan selamat datang, Cesar juga mengingatkan rombongan untuk selalu menjaga protokol kesehatan walau kasus covid di Mimika sedang mengalami penurunan.
“Tujuan disini untuk bertanding. Mulai saat ini sampai pertandingan tolong dijaga. Saya diberikan tugas dari KONI provinsi untuk turut menjaga adik-adik mulai dari persiapan sampai penyelenggaraan dan. Pengkab juga tolong dibantu untuk persiapannya selama disini. Selamat datang di Timika,” ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Tarung Derajat Papua Manuel Maker mengatakan para atlet datang lebih awal untuk penyesuaian sebelum bertanding.
“Ada 18 nomor nanti yang dipertandingkan yakni empat nomor seni dan 14 tarung bebas. Kita disini ada yang ikut pentas tarung kebanyakan masih pemula. Ada satu atlet dia peraih medali emas di PON XIX Jawa Barat bernama Akdamina Susana Epa di kelas tarung bebas,” katanya.
Manuel mengungkapkan meski para atlet kebanyakan pemula tetapi telah memiliki jam terbang yang sebelumnya sebagai pesilat, karateka hingga petinju.
“Pengprov masih baru karena baru tiga tahun berjalan. Di Jayapura belum berkembang tetapi mereka sudah dibina dan diberi bekal. Kita tidak banyak bicara tetapi target dua emas dan tidak menutup kemungkinan sebagai tuan rumah kita bisa meraih lebih,” imbuhnya.
Manuel yang juga berpengalaman sebagai asisten pelatih Sang Guru Rimba di Buah Batu, Jawa Barat, mengatakan Tarung Derajat merupakan bela diri asli Indonesia.
Olahraga ini sangat mengutamakan kedisiplinan. Selain itu melatih cara berpikir yang positif dan juga sebagai wadah pembinaan akhlak dan membentuk kepribadian.
“Saat babak kualifikasi kemarin Bali merupakan juara umum tetapi kekuatan tarung derajat ada banyak misalnya Jawa Barat. Meski anak-anak banyak yang pemula tetapi saya optimis mereka bisa tampil maksimal,” ungkapnya. (Elfrida)



