Masalah Ticketing dan Membludaknya Penonton di Venue Futsal, Bidang Pemasaran Beri Penjelasan

Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Cluster Mimika, Ida Wahyuni dan Koordinator Bidang Kesehatan Reynold Ubra memberikan penjelasan terkait membludaknya penonton dan prokes di Venue Futsal
MIMIKA, BM
Bidang Pemasaran PB PON Cluster Mimika melakukan konferensi pers terkait persoalan membludaknya penonton di venue Futsal sehingga ada penonton yang tidak bisa menonton.
Konferensi pers dilakukan di Media Centre PON, Minggu (26/9), oleh Ida Wahyuni Koordinator Bidang Pemasaran kepada seluruh media di Timika.
Ida Wahyuni mengawalinya dengan menjelaskan sistem penjualan ticket yang menjadi tanggungjawab bidang pemasaran.
Ticketing dalam event PON Papua khsusunya di Timika untuk penonton tiket harus mengaksesnya melalui aplikasi tiket.com.
Akses pendaftaran melalui aplikasi ini sudah mulai dibuka pada pukul 03.00 Wit (subuh) di hari pelaksanaan pertandingan. Penjualan online dilakukan hingga kuota tiket habis terjual.
Ida menegaskan, kuota penonton di venue futsal hanya 25 persen sehingga penonton yang dapat menonton di venue futsal hanya sebanyak 375 orang.
Dari jumlah ini, sebanyak 225 orang atau 60 persen diberikan akses masuk karena mendaftar melalui layanan online ticket.com, sementara kuota bagi mereka yang mendaftar online hanya 150 orang.
"Jadi kenapa ada offline? karena kami menyesuaikan dengan keadaan di Timika untuk sebagian masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem aplikasi," jelasnya.
Walau bidang pemasaran telah menyediakan layanan online dan offline namun ternyata banyak warga yang mendaftar secara offline alias mengantri tiket.
Guna mengantisipasi agar permasalahan seperti kemarin tidak lagi terulang, maka Ida Wahyuni menegaskan bahwa mulai Senin besok, akses penonton untuk futsal hanya dilayani di pintu 3.
Prosesnya juga akan dimulai dengan melakukan screaning kesehatan, vaksinasi peduli lindungi dan pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan alat tajam hingga korek api.
"Tiketnya akan di scan terlebih dahulu, diberikan gelang lalu diarahkan masuk melalui pintu 3 di blok A dan B. Ini kita lakukan untuk tertibnya akses penonton masuk venue, sehingga apa yang sudah saya sampaikan ini dapat diawasi secara bersama," ujarnya.
Ida juga menjelaskan bahwa membludaknya penonton di dua lagi yakni Maluku Utara vs Sulsel dan Papua vs NTB di venue futsal dikarenakan dibukanya beberapa pintu akses masuk.
"Ini sudah jadi perhatian kami dan sudah kami koordinasikan sehingga mulai besok masyarakat yang sudah memiliki tiket akan dilayani hanya melalui pintu 3 yang ada di Blok A dan B," tegasnya.
"Kami juga sudah memberikan porsi untuk masyarakat yang memiliki tiket. Kami hanya tahu yang masuk adalah yang memiliki gelang tiket. Kami minta maaf atas kekurangan yang terjadi kemarin yang sudah punya tiket tapi tidak bisa masuk. Ini semua pembelajaran bagi kita semua untuk semakin lebih baik," ungkapnya. (Shanty)



