Wabup Mimika Dorong Perencanaan Pelabuhan Jangka Panjang, Hindari Nasib ‘Mangkrak’

Wakul Bupati Mimika Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Emanuel Kemong menekankan pentingnya perencanaan pelabuhan yang adaptif terhadap kondisi lima hingga sepuluh tahun ke depan, agar pembangunan tidak sekadar megah tetapi benar-benar berfungsi sebagai simpul transportasi darat dan laut.

"Pembangunan pelabuhan di kawasan Otakwa dan Kapiraya harus disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan jangka panjang. Desain fisik pelabuhan juga harus mempertimbangkan dinamika pasang surut dan akses jalan darat, sehingga fasilitas yang dibangun tidak bernasib sama seperti dermaga Sipu-Sipu yang megah namun kurang difungsikan," kata Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Wabup Kemong menyampaikan, bahwa pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi lima hingga sepuluh tahun ke depan. Jangan sampai kapal yang direncanakan tidak bisa masuk lagi.

Menurutnya, akses jalan darat menjadi faktor kunci yang akan menghubungkan pelabuhan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di timur dan barat Mimika. Dengan adanya jalur darat menuju Otakwa dan Kapiraya, diharapkan kegiatan bisnis tidak hanya terpusat di Pomako, tetapi juga berkembang di wilayah lain.

Ia menekankan bahwa pelabuhan yang dibangun harus berfungsi lama, mendukung transaksi masyarakat, dan menjadi bagian dari jaringan transportasi yang efisien.

“Kita berharap pelabuhan ini benar-benar jadi simpul pelayanan, bukan sekadar bangunan besar tanpa aktivitas,”ujarnya.

Perlu diketahui sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) sementara mengkaji hasil studi perencanaan pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) di beberapa wilayah salah satunya, Kampung Uta Distrik Mimika Barat Tengah dan Kampung Otakwa Distrik Mimika Timur Jauh. (Shanty Sang)

Top