HUT Bhayangkara ke-80 di Mimika, Ini Pesan Presiden Untuk Polri

Upacara HUT Bhayangkara ke-80

MIMIKA, BM

Kepolisian Resor Mimika menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bertempat di Lapangan Mako Brimob Batalyon B Satbrimob Polda Papua Tengah, Jalan Agimuga Mile 32, pada Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Inspektur Upacara dan bertindak Komandan Upacara AKP Ferdinan Alfa Pikey.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau, Forkopimda Mimika serta tamu undangan lainnya.

Adapun, tema peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini adalah "80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat".

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat membacakan amanat Presiden RI, Prabowo Subianto mengaucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian anggota Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

"Saya sebagai Presiden Indonesia menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada seluruh Keluarga Besar Polri di mana pun saudara-saudara bertugas. Saya juga menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta ucapan terima kasih atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan yang telah saudara-saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah," demikian amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.

Menurut Presiden, pengabdian kepada masyarakat hanya dapat diwujudkan apabila seluruh personel Polri menjalankan tugas secara sigap, tegas, profesional, serta menghadirkan pelayanan yang responsif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Apabila masyarakat telah sungguh-sungguh merasakan kehadiran dan pengabdian Polri, maka Polri telah berhasil melaksanakan tugas pokoknya sebagaimana yang diamanatkan undang-undang," ujarnya.

Katanya, tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi dunia akibat konflik internasional.

Kondisi tersebut, menuntut Polri memiliki kemampuan untuk mengantisipasi berbagai perkembangan situasi keamanan, termasuk memperkuat keamanan siber dan mendukung upaya menjaga perdamaian dunia.

Selain tantangan global, Polri juga dihadapkan pada meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik. Karena itu, Polri diminta tidak hanya bekerja secara reaktif, tetapi juga mampu bergerak secara prediktif dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

"Tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Selain menghadapi dinamika kejahatan yang multidimensional, Polri juga dituntut melaksanakan reformasi birokrasi sebagai bentuk nyata peningkatan pelayanan kepada masyarakat,"tuturnya.

Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Selain dihadapkan pada dinamika kejahatan yang bersifat multidimensional, Polri juga dituntut untuk melakukan Reformasi Birokrasi Polri sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

​Dengan telah disahkannya undang-undang polri yang baru, hendaknya dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri dimanapun bertugas untuk melakukan pembenahan-pembenahan baik di bidang pembinaan secara internal institusi Polri ataupun bidang operasional guna menjawab dinamika perkembangan jaman dan tuntutan publik.

Oleh karenanya, pada momentum Hari Bhayangkara yang ke-80 ini, ia perintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh.

Ditegaskan, bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban, melainkan komitmen institusi untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas sekaligus membangun kepercayaan publik.

"Tugas pokok Polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik. Polri harus bertransformasi menuju institusi yang semakin profesional, humanis, responsif, dan prediktif," ujarnya.

Di akhir amanat, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan setiap tugas sebagai bentuk ibadah dan setiap pelayanan sebagai kehormatan. (Shanty Sang)

Top