Pesan Kamis Putih : Umat Katolik Mari Doakan Pahlawan Covid-19
Perayaan Kamis Putih di Gereja Sempan dipimpin 3 pastor
MIMIKA, BM
Berbeda dengan tahun lalu, perayaan Ekaristi Kamis Putih bahkan nanti Jumat Agung, Malam Paskah dan Paskah 2020 terasa begitu syahdu karena umat katolik di Timika, Papua maupun Indonesia bahkan dunia merayakannya dari rumah.
Penularan Corona Virus membuat Gereja Katolik mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang menginstruksikan perayaan Tri Hari Suci hanya dilakuan melalui Live Streaming dan umat diharapkan mengikuti ketiga perayaan suci ini dengan berdoa dari rumah.
Sama dengan umat Katolik di daerah lain, Perayaan Ekararisti Kamis Putih hari ini, Kamis (9/4) ribuan umat Katolik di Timika, mengikutinya melalui jaringan video streaming.
Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Santo Stefanus Sempan, dipimpin langsung tiga pastor walau tanpa kehadiran umat yakni Pastor Darius Kuntara OFM, Pastor Maximilianus Dora OFM dan Pastor Lambertus Nita OFM.
Pastor Darius Kuntara OFM saat memimpin perayaan misa mengatakan, pesan dari perayaan ini adalah umat Katolik diajak untuk mendoakan para pahlawan yang kini tengah berjuang mengobati para pasien tertular Covid-19 di berbagai fasilitas kesehatan seperti dokter, perawat (tenaga kesehatan) dan tenaga pendukung lainnya.
Ia mengatakan, perayaan Kamis Putih menjadi salah satu bagian terpenting dalam lingkaran Pekan Suci dalam tradisi Gereja Katolik sebagai peristiwa mengenang Yesus Kristus atau Isa Almasih melakukan perjamuan terakhir serta membasuh kaki murid-muridnya.
"Mari kita berdoa bagi semua orang yang membantu kita melawan pandemi wabah COVID-19. Ketika banyak orang dirumahkan dan melakukan pekerjaan dari rumah, ada sekian ratus orang bahkan sekian ribu orang yang memberikan hati dan dirinya untuk tetap bekerja, melayani pengobatan para pasien di rumah-rumah sakit," ujar Pastor Darius.
Menurut dia, para tenaga kesehatan itu rela membaktikan diri dan hidupnya untuk menyelamatkan sesama yang terinfeksi Covid-19 sekalipun dengan risiko besar mereka juga bisa tertular virus ganas yang sangat mematikan itu.
Selain itu, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik setempat mendoakan para pemimpin negara, pemimpin Indonesia mulai dari pusat sampai di daerah yang memegang kebijakan dalam hal penganggaran.
"Semoga para pemimpin kita mulai dari pusat hingga di daerah tetap memberikan hati dan dirinya untuk membongkar pasang anggaran yang sudah disusun demi penanganan Covid-19. Kita semua memberikan dukungan penuh dan mendoakan mereka," ujarnya.
Tidak lupa, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik Timika mendoakan kepala dinas kesehatan, Tim Satgas Penanganan Covid-19 di berbagai daerah di tanah air yang sedang bekerja bersama seluruh elemen dan aparat terkait untuk melakukan pencarian kontak semua orang yang dipantau terjangkit Corona virus.
"Mereka tidak pernah lelah untuk menyeruhkan social distancing dan psichal distancing serta stay at home kepada warga masyarakat. Mari kita mendoakan mereka semua," ajak Pastor Darius.
Karena keadaan, perayaan Kamis Putih tahun ini tidak dilakukan prosesi pembasuhan kaki para tokoh umat Katolik yang biasanya dilakukan oleh pastor atau imam.
Sementara itu hingga Kamis malam, jumlah warga Mimika yang positif tertular COVID-19 sebanyak 13 orang, tiga diantaranya telah meninggal dunia. Sementara 48 orang ststuasnya PDP, 110 OPD dan 192 OTG. (Ronald)



