Olah Raga

Pengurus FPTI Mimika Periode 2025-2029 Dilantik, Dinahkodai drh. Sabelina Fitriani

Penyerahan petaka kepada Ketua Umum FPTI dan Pengurus Periode 2025-2029


MIMIKA, BM

Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mimika periode 2025-2029 resmi dilantik, Jumat (19/12/2025).

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Harian FPTI Papua Tengah, Hasri Hamzah ditandai dengan menyerahkan bendera Pataka FPTI Kabupaten Mimika kepada Ketua Umum FPTI drh. Sabelina Fitriani.

Adapun tema yang diusung yakni "Bersinergi Membangun SDM Panjat Tebing Mimika Yang Profesional, Kompetitif dan Berintegritas".

Ketua Harian FPTI Papua Tengah, Hasri Hamzah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik dan berharap kepada pengurus dapat memberikan kontribusi dan dukungan sesuai dengan tema yang diusung. Dimana benar-benar membangun SDM Panjat Tebing yang berkualitas.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru, saya tekankan bahwa sangat penting membina SDM, sehingga jangan sampai kita menyewa atlet dari luar daerah. Jadi saya harap hal ini menjadi perhatian pengurus yang baru,” kata Hasri.

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada segenap pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mimika periode 2025-2029 yang baru saja dilantik.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggungjawab besar untuk membina dan meningkatkan prestasi olahraga panjat tebing di tanah Amungsa bumi Kamoro,"ujar Yoga.

Diketahui, bahwa panjat tebing adalah salah satu cabang olahraga unggulan yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Kiranya dari kepengurusan ini, akan lahir atlet-atlet baru dari Mimika yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun dunia.

"Setelah pelantikan ini, saudara-saudara akan langsung melaksanakan rapat kerja. Saya berpesan agar rapat kerja ini digunakan sebaik mungkin untuk menyusun program kerja yang terukur, inovatif, dan berkesinambungan,"tuturnya.

Adapun, beberapa poin yang perlu menjadi perhatian FPTI Mimika adalah, pembinaan usia dini, fokuslah pada pencarian bakat sejak dini di sekolah-sekolah agar memiliki regenerasi atlet yang kuat, peningkatan kualitas pelatih dan juri, prestasi atlet yang hebat selalu didukung oleh pelatih yang kompeten dan sinergi dan solidaritas, seperti tema undangan hari ini tingkatkanlah sinergi antar pengurus dan pihak terkait demi kemajuan organisasi.

"Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus berupaya mendukung perkembangan sarana dan prasarana olahraga agar para pemuda kita memiliki wadah yang positif untuk menyalurkan bakat dan prestasinya,"ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Mimika, drh.Sabelina Fitriani mengatakan bahwa pelantikan ini menjadi titik awal bagi pengurus FPTI untuk bekerja, mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan olahraga panjat tebing di Kabupaten Mimika.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa amanah ini bukanlah tugas yang ringan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggungjawab, serta menjadikan pembinaan atlet sebagai prioritas utama,"jelas Sabelina.

Katanya, kedepan, FPTI Kabupaten Mimika akan fokus pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta memastikan aspek kesehatan dan keselamatan atlet melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, diharapkan juga dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Kabupaten Mimika dalam penyediaan sarana dan prasarana serta pembinaan berkelanjutan.

"Kami percaya dengan dukungan semua pihak, FPTI Mimika mampu melahirkan atlet-atlet panjat tebing yang berprestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional,"pungkasnya. (Shanty Sang)

Lima Petinju Mimika Ikuti Kejuaraan Tinju Piala Walikota Tual


Foto bersama atlet, pelatih dan ketua Sasana Pepabri sebelum bertolak ke Pelabuhan Poumako

MIMIKA, BM

Demi mengharumkan nama Kabupaten Mimika sekaligus menambah jam terbang (tanding), saat ini lima petinju Mimika telah bertolak ke Kota Tual, Provinsi Maluku guna mengikuti Kejuaraan Tinju Piala Walikota Tual.

Kelima petinju muda ini masing-masing akan tampil di lima kelas berbeda yakni kelas 48 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg dan 67 kg. Mereka akan bertanding mulai tanggal 21-26 November 2026.

Sebelum ke Pelabuhan Poumako, kepada BM, Selasa (18/11/2025) pelatih tinju Beni Haurisa disampingi Ketua Sasana Tinju Pepabri Mimika, Yopi Renyaaan mengatakan mereka telah melakukan latihan persiapan selama hampir 3 bulan di pagar kuning.

“Kami persiapan apa adanya. Di kejuaraan ini saya bawa atlit baru (muda) semua. Kalau mau bawa senior generasi dibawa tidak berkembang. Jadi target kami adalah jam terbang. Ini juga jadi persiapan untuk kejuaraan Piala Gubernur Cup Papua Tengah awal tahun depan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Sasana Tinju Pepabri Mimika, Yopi Renyaaan mengatakan pihaknya mendapatkan
undangan dari Pertina Kota Tual untuk menghadiri kejuaraan ini.

“Ini kejuaraan tinju amatir dan pro dan akan diiikuti perwakilan dari berbagai daerah. Kami tidak tahu Papua yang lain tapi kami diundang,” ujarnya.

Yopi mengakui bahwa salah satu kekurangan utama mereka dalam menghadapi kejuaraan ini adalah tidak adanya dukungan (anggaran) terutama dari pemerintah daerah.

“Kami tidak bisa batalkan karena anak-anak sudah latihan untuk kejuaraan ini. Mereka sudah capeh latihan sehingga walau kami semua patungan, dengan kondisi yang ada ini kami tetap harus jalan,” ungkapnya.

Ia berharap ada dukungan dari pemerintah daerah agar menjadi motivasi bagi para atlet untuk semakin berkembang dan memacu hasrat mereka dalam olahraga ini.

“Karena semangat dan tekad, apapun yang ada kamu harus ikuti kejuaraan ini. Semoga dengan pemberitaan ini ada pihak atau pemerintah daerah yang bisa membantu dan mensuport kami,” harapnya. (Ronald Renwarin)

AFK Mimika Bawa 20 Pemain Ikut Seleksi Timnas Futsal Regional Tanah Papua, Tanpa Dukungan Disparbudpora

Sekretaris AFK Mimika, Elvry Leiwakabessy, foto bersama tim

MIMIKA, BM

Sebanyak 20 pemain yang berhasil lolos penjaringan akan mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia Regional Tanah Papua.

Penjaringan dilakukan langsung oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mimika.

Untuk diketahui, bahwa setelah seleksi Regional Tanah Papua, akan dipilih masing-masing 10 pemain terbaik U-16 dan 10 pemain U-19 untuk mewakili Tanah Papua pada seleksi nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

Sekretaris AFK Mimika, Elvry Leiwakabessy, mengatakan, 20 pemain ini nantinya ke Jayapura untuk ikut seleksi dimana seleksi tersebut akan mempertemukan perwakilan dari enam provinsi di Tanah Papua.

"Kami telah menyelesaikan seleksi Deteksi Talent kelompok usia U-16 dan U-19, yang digelar di Kabupaten Mimika mewakili Region Papua Tengah,"kata Elvry.

Dari hasil seleksi tersebut, kata Elvry, AFK Mimika menetapkan 20 pemain yang akan mewakili Papua Tengah, terdiri atas 9 pemain dan 1 kiper untuk U-16, serta 8 pemain dan 2 kiper untuk U-19.

Para pemain ini akan kembali menjalani seleksi tingkat Regional Tanah Papua untuk menentukan siapa yang lolos ke tahap nasional.

“AFK dengan inisiatif sendiri melakukan seleksi Timnas Regional Papua Tengah, karena kuota dari kabupaten lain tidak digunakan. Dari seleksi ini, kami mendapatkan 20 pemain yang akan lanjut ke seleksi Regional Tanah Papua,” tutur Elvry.

Namun, Elvry menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) yang dinilai tidak memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan atlet tersebut.

Ia mencontohkan, izin penggunaan GOR Futsal di Jalan Poros SP2–SP5 tidak diberikan, sehingga proses seleksi terpaksa dipindahkan ke Lapangan Futsal Amor.

“Padahal ini ajang nasional, tetapi tidak ada dukungan sama sekali dari Dinas Olahraga, bahkan saya sudah berkoordinasi langsung dengan ibu kadisnya,” katanya.

Karena tidak ada bantuan dari pemerintah daerah, AFK Mimika kemudian berkoordinasi dengan orang tua para pemain yang lolos seleksi untuk membiayai sendiri keberangkatan mereka ke seleksi tingkat Regional Tanah Papua.

“Seleksi regional ini diselenggarakan langsung oleh Timnas Indonesia, dan rencananya akan digelar di Jayapura atau Manokwari. Jadi kami sudah jelaskan kepada para orang tua bahwa biaya transportasi ditanggung masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Talent Scout Julman Kubuan turut menyayangkan minimnya dukungan dari Pemkab Mimika.

Menurutnya, para pemain muda yang lolos seleksi memiliki potensi besar untuk bersaing hingga ke level nasional.

“Dua puluh pemain ini benar-benar punya talenta. Mereka butuh dukungan dan perhatian dari pemerintah. Jangan dibiarkan, karena potensi mereka bisa membawa nama Mimika dan Papua ke tingkat nasional,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top