Atlet Panjat Tebing Provinsi Papua Tiba Di Mimika, Targetkan 2 Emas

23 Tim Atlet Panjat Tebing Provinsi Papua saat tiba di Hotel Kamoro Tame
MIMIKA, BM
Tim Atlet Panjat Tebing Provinsi Papua untuk PON XX Papua telah tiba di Mimika, Sabtu (21/8) menggunakan penerbangan Sriwijaya Air pukul 11.05 (Wit) dari Jakarta.
Kedatangan rombongan yang terdiri dari 13 atlet , 4 pelatih dan 6 official tim teknis ini disambut Bidang Arena PB PON Sub Mimika, Pemkab dan Panpel Cabor Panjat Tebing Mimika serta Pengurus KONI.
Usai dari Bandara Moses Kilangin, tim kemudian bertolak ke Hotel Kamoro Tame, tempat tinggal mereka selama berada di Mimika.
Kepada BM, Yudistiro pelatih kepala didampingi manager Sarlota T mengatakan Atlet Panjat Tebing Papua memprioritaskan 2 emas di cabang ini.
"Kami targetkan 2 emas dari nomor lead mix dan speed mix. Ini jadi target kami karena Kemarin di simulasi PON kecil di Bali yang diikuti 8 provinsi peserta PON Papua, kami dapat medali emas, perak dan perunggu," ungkapnya.
Walau terlihat merendah dengan menargetkan 2 medali emas namun keduanya mengatakan tidak menutup kemungkinan Atlet Panjat Tebing Papua akan meraih emas lebih dari yang ditargetkan.
Pasalnya kategori cabor Panjat Tebing PON Papua XX Tahun 2021 memperebutkan 16 medali dari tiga kategori yakni lead, bolder dan speed.
"Makanya kami datang duluan untuk adaptasi lapangan, pengenalan medan, penyesuaian suhu dan kalau sudah komplit kami juga akan melakukan pengenalan karakter pegangan," ujarnya.
Sebelum bertolak ke Timika, selama 2 tahun atlet Panjat Tebing Papua melakukan training centre di Solo dan FX Senayan.
Selama di Solo dan Jakarta mereka melakukan latihan full set yang melibatkan latihan teknik dan fisik.
Usia 13 atlet ini berkisar antara 16-33 tahun. Walau rata-rata merupakan pemula dan kurang memiliki jam terbang namun selama 2 tahun TC mereka terus mengasa kemampuan temasuk melakukan uji tanding di Bogor, Bali dan beberapa daerah lainnya termasuk menghadapi tim pelatnas.
"Dari semua itu sekarang mereka sudah punya mental yang baik dan terus mengalami peningkatan kemampuan. Mereka akan buktikan nanti di pertandingan," ujarnya.
Kepada BM, mereka juga berharap dukungan doa dan semangat dari seluruh masyarakat Papua agar atlet Panjat Tebing Papua dapat memberikan hasil yang terbaik di Mimika.
"Kami berharap semoga semua berjalan lancar, tidak ada masalah dan atlet panjat tebing Papua didukung penuh oleh semua masyarakat Papua. Kita akan berupaya semaksimal mungkin berikan yang terbaik untuk Papua. 13 atlet kami selain berasal dari Papua juga dari Jakarta, Jawa Tengah dan Sulawesi," terangnya. (Ronald)



