245 Peserta Ikut Kejurkab I Panjat Tebing


Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan,Septinus Timang membuka pertandingan Kejurkab I dengan ditandai pemasangan poin

MIMIKA, BM

Sebanyak 245 peserta dari SD, SMP, SMA dan tingkat umum mengikuti Kejurkab I PFTI Mimika yang diselenggarakan di Venue Panjat Tebing, jalan poros SP2-SP5, Jumat (28/10).

Pertandingan panjat tebing ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni Jumat-Minggu dengan 4 nomor tanding atau nomor lomba Bouolder, Speed Classic, WR dan Lead.

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Septinus Timang dalam sambutan menyampaikan, olahraga panjat tebing merupakan salah satu olahraga yang mendunia.

Olahraga ini banyak diminati oleh anak-anak muda saat ini dan sudah banyak memberikan kontribusi besar dalam tiap kejurda yang diselenggarakan baik dalam tingkat nasional maupun ditingkat internasional.

Olahraga panjat tebing sendiri merupakan olahraga yang membutuhkan daya tahan tubuh yang solit dan mengutamakan kelenturan tubuh, kekuatan tubuh dan keterampilan dalam menggunakan peralatan.

"Kami mengajak para atlet untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas agar semua berjalan dengan baik, sehingga lewat Kajurkab ini dapat menjaring dan mendapatkan atit-atit muda khususnya anak-anak asli Papua yang berbakat di Kabupaten Mimika sehingga bisa dipersiapkan untuk menjadi atlet yang profesional di kelas internasional," harapnya.

Sementara itu Ketua umum FPTI Kabupaten Mimika, yang diwakili oleh ketua harian, Bahar mengatakan bahwa kegiatan ini bisa terlaksanakan sesuai dengan arahan ketua umum.

"Ini iven pertama kali yang akan dilaksanakan dalam rangka  menjaring bibit-bibit atlit yang ada di Kabupaten Mimika, makanya kami pengurus coba memformulasikan pesertanya mulai dari SD, SMP SMA yang nanti secarah teknis akan diklasifikasi sesuai dengan regulasi pertandingan," ungkapnya.

Lanjutnya, "Pertandingan atau perlombaan yang ada ini di luar ekspektasi kami. Kami berpikir pesertanya tidak banyak, ternyata kemarin teknikal meeting itu pesertanya 245 orang. Jadi besar harapan kami sebagai pengurus setelah PON  ternyata antusias anak-anak untuk belajar panjat tebing luar biasa,"sambungnya.

Kata Bahar, pertandingan yang diselenggarakan ini juga sebagai bentuk persiapan untuk Porprov tahun 2024, tentunya ini akan ada sirkuit wilayah yang namanya Pra PON.

"Dari hasil ini nanti ada bibit-bibit atlet yang akan kami dorong untuk ke Porprov atau Pra PON. Di bulan Desember nanti dari anak-anak kita ini akan kita ikut sertakan kejuaraan di Situbondo," katanya. (Ignasius Istanto)

Top