Secara Resmi Mimika Kini Punya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum! Ayo Mendaftar

Plt Kepala LLDikti Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr Suriel S Mofu membuka tirai papan nama perguruan tinggi
MIMIKA, BM
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Mimika (STIHM) di Kabupaten Mimika resmi beroperasi setelah mendapatkan izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekonologi.
Penyerahan SK Ijin Penyelenggaraan STIH Mimika dilakukan oleh Plt Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr Suriel S Mofu kepada Ketua Yayasan Cahaya Timur, Yohanes Rahayaan yang berlangsung di Kampus STIHM, Kamis (27/1).
Persetujuan Mendikbud berdasarkan Nomor 26/E/0/2021 Tentang Ijin Penyelenggaraan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Mimika (STIHM) diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Timur.
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Yayasan Cahaya Timur resmi membuka penerimaan mahasiswa baru program hukum untuk perkuliahan tahun 2022 dan penerimaan mulai dibuka pada Februari.
Plt Kepala LLDikti Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr Suriel S Mofu dal sambutannya mengatakan, STIH Mimika adalah perguruan tinggi ke 74 di tanah Papua dari 75 perguruan tinggi yang ada di seluruh tanah Papua.
Diketahui, ada 5 perguruan tinggi negeri dan 69 perguruan tinggi swasta. Jadi ini adalah perguruan swasta ke 68.
"Nanti saya akan menyerahkan SK baru di Jayapura, namanya Internasional Papua pada Februari nanti. Jadi tahun ini kita mendapatkan 3 perguruan tinggi swasta baru yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Hukum 10 November Jayapura, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Timika dan Universitas Internasional Papua di Jayapura," tutur Suriel.
STIHM, kata Suriel, telah mendapatkan ijin resmi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Hal ini mengartikan bahwa lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi ini akan mendapatkan identitas ijasah Nasional.
"Jadi ijazah yang dikeluarkan oleh STIH Mimika sama dengan ijasah yang dikeluarkan oleh Uncen dan UGM. Ketika mahasiswa terdaftar di STIH Mimika, maka dia punya nomor induk mahasiswa yang langsung terdaftar di Pangkalan Pendidikan Tinggi di Jakarta," ujarnya.
Tidak hanya itu, perkuliahannya pun akan dimonitor langsung dari Pusat mulai semester 1 sampai akhir dan sebelum wisuda akan diverifikasi di LLDikti.
"LLDikti akan cek dulu kuliah betul atau tidak. Nilai-nilai nya betul atau tidak, pindahan ini loncat-loncat atau tidak, ikut aturan semua atau tidak. Jadi hari ini tidak ada lulusan PTS yang lulus begitu saja tapi kita cek satu per satu. Sebelum wisudah harus ada tanda tangan Ketua LLDikti baru bisa wisuda. Ada perguruan tinggi yang tidak bisa wisuda karena tidak memenuhi persyaratan," terangnya.
Kabupaten Mimika harus berbangga karena tidak gampang mendapatkan ijin membuka sekolah pendidikan tinggi dan tidak semua kabupaten punya perguruan tinggi. Mimika luar biasa karena telah memiliki 6 perguruan tinggi.
"Di sini ada teknik, ekonomi, guru, hukum dan semua ijinnya resmi. Ini perguruan tinggi milik masyarakat dan masyarakat harus mendukung ini supaya perguruan tinggi ini menghasilkan STIHM yang bisa berkarya bagi bangsa dan negara khususnya Mimika," tuturnya.
Ia meminta warga Mimika agar jangan ragukan kualitas perguruan tinggi ini. Sealin memenuhi syarat dan standar, kualitas perguruan tinggi ini dijamin pemerintah.
"Jadi, Ijazah yang keluar dari perguruan tinggi ini memiliki identitas nasional sehingga lulusannya pun ketika lamar kerja di Sumatera, Bali maupun dimana saja bisa dan ketika di cek secara online pun akan langsung keluar namanya," tambahnya.
Suriel berharap, upaya-upaya untuk mendirikan perguruan tinggi swasta oleh masyarakat perlu disambut oleh pemerintah.
Sebab, inilah salah satu cara untuk memperpendek jarak dan bisa membuka akses seluas-luasnya bagi anak Papua agar bisa berkuliah di tempatnya tanpa harus keluar dari kabupaten ini.
"Kami juga harap jika perguruan tinggi ini berjalan dan ada anak-anak Papua maka pemerintah daerah dapat memberikan beasiswa terutama bagi mahasiswa dari keluarga ekonomi rendah," harapnya.
Ketua Yayasan Cahaya Timur, Yohanes Rahayaan dalam sambutannya mengatakan, STIH berdiri saat ini merupakan langkah awal mewujudkan mimpi.
"Hari ini merupakan moment yang bahagia bagi kita semua masyarakat Mimika lebih khusus kami dari pihak YCTP dan STIH Mimika. Hari ini juga merupakan langkah awal dari mimpi kita yang semakin menjadi nyata dan merupakan hari bersejarah bagi kami YCTP dan STIH Mimika," kata Yohanes.
Yohanes mengatakan, bahwa secara resmi perguruan tinggi ini muncul dan merupakan satu-satunya STIH di bumi Mimika. Setelah menerima SK maka akan dimulai perekrutan mahasiswa untuk tahun ajaran 2022/2023.
"Bulan Februari nanti, kami sudah membuka pendaftaran untuk mahasiwa baru. Untuk itu selayaknya atas nama YCTP ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika atas dukungannya kepada kami secara langsung maupun tidak langsung, sehingga Sekolah Tinggi kami bisa terselenggara di bumi Mimika ini,"ujarnya
Ia berharap dukungan Pemda Mimika terus berlanjut sehingga STIH akan lebih maju dan lebih berkembang dan diharapkan akan menghasilkan calon sarjana hukum yang mumpuni dan mampu merealisasi visi dan misi yayasan maupun STIHM di bumi Amugsa ini.
"Dan kepada Kemendikti yang telah membantu dalam banyak hal, mengevaluasi lapangan dan memberi ijin pendirian serta pihak lainnya saya juga menyampaikan terimakasih atas dukungannya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua STIH Mimika, Maria Kotorok mengatakan hari ini dilakukan penyerahan SK pendirian STIH dari Kementrian Pendidikan,Kebudayaan Riset dan Teknologi sesuai SK Nomor 26/E/0/2022.
"Jadi kita sudah memiliki legal izin dari pemerintah untuk bisa melaksanakan pendidikan tinggi lebih khusus sarjana pendidikan Ilmu Hukum di Mimika,"tutur Maria.
Untuk program studi, lanjutnya ada tiga jurusan yakni Hukum Tata Negara (HTN), Pidana dan Perdata, yang akan mulai dibuka pendaftarannya pada 17 Februari hingga 17 Juli 2022 untuk tahun ajaran 2022/2023.
"Anak Mimika ayo mari, ini kita sediakan untuk kalian bukan untuk kami. Ayo mari belajar hukum. Hukum itu sangat menyenangkan dan bermanfaat di semua lini kehidupan. Jadi mari sebanyak-banyaknya silahkan bergabung,"ajak Maria. (Shanty)



