Pendidikan

Sekolah Libur Akibat Kabut Asap, Penyaluran MBG Dihentikan Sementara

Ketua Satgas MBG, Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Wakil Bupati (Wabup) Mimika sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong, menegaskan bahwa pelaksanaan Program MBG di sekolah sangat bergantung pada aktivitas belajar siswa.

Oleh sebab itu, jika sekolah diliburkan, maka distribusi MBG otomatis terhenti sementara.

“MBG itu dapat dijalankan apabila anak-anak aktif di sekolah. Kalau karena asap sekolah tidak aktif, pasti MBG tidak jalan. Jadi nanti kita akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi. Kalau sekolah itu jalan, ya tetap jalan, tapi kalau tutup, ya pasti MBG juga akan berhenti sementara,”  kata Wabup Emanuel.

Namun, untuk MBG bagi ibu hamil dan menyusui, program tetap jalan karena melekat pada masing-masing Posyandu. Apabila Posyandu jalan maka makan bergizi tetap dijalankan.

“Kebijakan Bupati terkait libur sekolah itu bersifat menyeluruh dan akan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan, termasuk faktor polusi udara. Jika kualitas udara kembali normal, maka sekolah tetap beroperasi dan MBG berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Telkomsel Membuka Wawasan Mahasiswa Politeknik Amamapare Akan Dunia Industri Telekomunikasi

Mahasiswa saat mengunjungi salah satu site Telkomsel yang berada di depan Kantor GraPARI.

MIMIKA, BM

Telkomsel menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Internet dan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik Politeknik Amamapare pada Sabtu (3/10/2026) lalu.

Kegiatan ini merupakan implementasi Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin sejak Januari 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri telekomunikasi dan penerapan teknologi jaringan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan company profile Telkomsel dan sharing mengenai perkembangan jaringan di Papua, termasuk tantangan serta kebutuhan konektivitas di wilayah tersebut.

Manager Household Consumer Telkomsel Branch Timika, Noval Syarifuddin mengatakan, Industri telekomunikasi terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kunjungan ini dapat membuka wawasan mahasiswa tentang perkembangan teknologi, tantangan di lapangan, dan kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja,” kata Noval melalui rilis yang diterima Beritamimika.com, Rabu (7/10/2026).

Setelah mengikuti briefing Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), mahasiswa mengunjungi salah satu site Telkomsel yang berada di depan Kantor GraPARI.

"Di lokasi, peserta melihat infrastruktur dan perangkat jaringan sekaligus mendapatkan gambaran mengenai operasionalnya," Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Protokoler, Humas, dan Kerja Sama Politeknik Amamapare, Adhe Ronny Julians, S.Si., M.Kom., menyambut baik kesempatan tersebut karena mahasiswa dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan kondisi di lapangan.

“Mahasiswa bisa melihat bagaimana teknologi jaringan diterapkan di lapangan. Pengalaman ini tentu menambah wawasan dan membuat mereka lebih memahami keterkaitan antara kompetensi yang dipelajari dengan kebutuhan industri,”pungkasnya.

Melalui implementasi MoU ini, Telkomsel dan Politeknik Amamapare terus membuka ruang kolaborasi yang memberikan pengalaman industri bagi mahasiswa sekaligus mendukung kesiapan talenta muda di Papua khususnya Timika. (Shanty Sang)

Tekan Prevalensi Stunting, 2 SPPG Wilayah 3T di Mimika Resmi Dibuka

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Badan Gizi Nasional (BGN), Djimmy Yomaiwi Douw saat menggunting pita tanda diresmikannya SPPG

MIMIKA, BM

Guna menekan prevalensi stunting yang masih tinggi di 16 wilayah provinsi di Indonesia Bagian Timur, yang mencakup 116 kabupaten secara virtual, Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3 T).

SPPG tersebut yakni SPPG Mimika Wania Mawokau Jaya 2 dan SPPG Perintis Mimika Baru 002

Sebagai bagian dari momentum tersebut, di Timika dilaksanakan launching ceremonial yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau, Jumat (2/10/2026).

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Badan Gizi Nasional (BGN), Djimmy Yomaiwi Douw mengatakan bahwa kebutuhan akan penambahan dapur sehat di wilayah Papua menjadi prioritas yang sangat mendesak.

“Langkah ini diambil menyusul tingginya aspirasi serta koordinasi dari berbagai daerah di seluruh provinsi Papua yang menginginkan percepatan pembangunan fasilitas dapur penunjang gizi,” ujar Djimmy,

Djimmy menyampaikan percepatan penambahan titik dapur sehat di seluruh wilayah Papua demi mendukung program pemenuhan gizi nasional.

Ia berharap, melalui sinergi yang kuat antara KPPG Papua BGN, pemerintah daerah, dan para mitra, implementasi program pemenuhan gizi dapat segera menjangkau seluruh anak-anak dan masyarakat di tanah Papua secara merata.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau memberikan apresiasi dan menyambut hangat atas pelaksanaan program MBG yang telah dicanangkan secara nasional tersebut hari ini.

Fransiskus menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika berkomitmen penuh dalam mengawal dan menyukseskan program prioritas ini.

“Pemkab Mimika menyambut positif pencanangan program MBG secara nasional yang juga dilakukan di wilayah Kabupaten Mimika hari ini,” ujarnya.

Dikatakan Bokeyau, pelaksanaan program ini dipastikan akan terus didukung dan dikawal hingga menjangkau wilayah-wilayah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat luas.

"Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, BGN, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di Mimika, program pemenuhan gizi ini diharapkan mampu berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan serta sumber daya manusia di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top