Market Day, Anak PAUD Kasih Amuro Jadi Pengusaha Cilik dan Kreatif

Wakil Sekretaris I TP PKK Mimika Ny. Albertha Beanal membeli hasil kreasi anak PAUD Kasih AMURO

MIMIKA, BM

Ada yang berbeda saat kita memasuki sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih AMURO Binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika pada Jumat (28/11/2025).

Anak-anak datang dengan mengenakan pakaian adat nusantara dan nampak stand-stand menyajikan aneka kuliner makanan dan juga hasil kerajinan dari stik es krim yang dikreasikan menjadi tempat foto dan tempat pensil.

Anak-anak yang bertugas menjaga stand dengan ramah, lucu dan menggemaskannya menjual makanan dan hasil kerajinan mereka kepada pembeli yang datang yakni para orang tua/wali dan beberapa pengurus TP PKK Mimika.

Kepala Sekolah PAUD Kasih AMURO Marlin Margareth Dwibaili yang ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan sekolah ini melaksanakan Market Day dengan tema “Archipelago” atau nusantara.

“Stand-stand ini ada yang dari Ambon, Toraja, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali dan Papua. Di tiap-tiap stand menjual beberapa makanan dan hasil karya anak-anak yang mereka sudah buat kurang lebih dari Agustus sampai satu hari sebelum kegiatan ini dilaksanakan,” tuturnya.

Anak-anak saat menjajakan jualan berupa hasil kreasi dari stik es krim

Kepala Sekolah yang akrab disapa Miss Alen menjelaskan bahwa kegiatan Market Day ini bertujuan agar anak-anak belajar mengenal ekonomi sederhana seperti proses transaksi jual beli, bagaimana melayani dan memahami nilai uang dengan cara yang menyenangkan.

“Jadi anak-anak memang sudah kenal nilai uang tapi tidak spesifik, hanya melalui gambar mereka tahu ini uangnya besar atau kecil. Mereka juga melayani orang tua untuk membeli. Kemudian juga ada penampilan Tarian Seka,” imbuhnya.

Miss Alen menyebut kegiatan ini adalah yang pertama kali dan nampak anak-anak antusias datang dengan memakai baju daerah.

“Saya berharap mereka bisa tumbuh dan berkembang secara akademik maupun segi karakter. Akademik penting tetapi karakter juga penting sehingga harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Dikatakan 90 persen anak-anak yang bersekolah di PAUD Kasih AMURO merupakan putra putri asli dari Amungme dan Kamoro.

“Semoga mereka bisa menjadi anak-anak yang membanggakan, generasi emas yang kedepannya mereka bisa menjadi pemimpin dan membangun tanah ini,” harapnya. (Elfrida Sijabat)

Top