Pendidikan

Wabup Mimika Cicip Langsung MBG di Sekolah, Pesan Orang Tua Jangan Ragu

Wabup Mimika yang juga Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong saat mencicipi MBG bersama pelajar di SDN 5

MIMIKA, BM

Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Emanuel Kemong mencicipi langsung Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para siswa SD Negeri 5 guna memastikan bahwa program MBG yang disiapkan di sekolah-sekolah bukanlah hal yang perlu membuat orang tua khawatir.

Bahkan, program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari, sehingga mendukung tumbuh kembang, konsentrasi belajar, dan kesehatan jangka panjang.

“Tadi saya sudah makan, anak-anak juga senang makan, jadi apa yang diragukan lagi. Mari kita menikmati, MBG ini berkat Tuhan, kita terima dengan baik, kita syukuri dan kita hormati,”kata Ketua Satgas MBG Mimika Emanuel Kemong saat melakukan monitoring bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Tengah, BPOM Mimika, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di SD Negeri 5 Timika Jaya, Jalan SP2, Rabu (15/4/2026).

Wabup berharap, orang tua tidak perlu khawatir, sebab dalam menu MBG sudah sangat lengkap, mulai dari protein, serat bahkan buah pun tersedia.

Menurutnya, program MBG ini sama sekali tidak mengambil alih tanggung jawab orang tua dalam pemberian makan namun MBG ini hanya untuk kebutuhan anak di sekolah.

“Jangan orang tua pikir, MBG ini mengambil alih tanggung jawab pemberian makan, karena MBG ini hanya diberikan satu kali di sekolah. Dan MBG disekolah ini cukup lengkap, sudah ada lauk, sayur dan porsinya cukup untuk anak,”tutur Wabup Emanuel.

Ia menambahkan, pemenuhan gizi bukan hanya tanggung jawab satu pihak namun semua pihak, sehingga dengan MBG di sekolah menjadi upaya pemerintah agar dapat memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Pendidikan ini tentunya dikaitkan dengan pemenuhan gizi, apabila gizi cukup maka anak-anak dapat menerima pendidikan dengan baik,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Peringati Hari Kartini, SMKN 3 Kesehatan dan Pekerjaan Sosial Mimika Gelar Pentas Seni

 

Foto bersama di sela kegiatan

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati hari kartini, SMK Negeri 3 Kesehatan menyelenggarakan acara spesial yang di isi berbagai penampilan seni antar kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat emansipasi dan kreativitas siswa dalam mengenang jasa R.A. Kartini.

Pentas seni ini dilaksanakan di halaman sekolah, Selasa (21/4/2026) dan anak-anak mengenakan kebaya menampilkan Fashion Show maupun pembacaan Puisi.

Kepala SMKN 3 Mimika, Maria M. Bala mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah pengembangan karakter sekaligus momen refleksi bagi guru dan siswa. Mengingat di SMKN 3 ini didominasi oleh 80 persen siswi dan 75 persen tenaga pendidik perempuan.

"Kami melihat momen ini sangat bagus untuk guru dan anak berefleksi kembali. Sebagai guru harus lebih giat mengajar dan mengabdi, sementara bagi anak-anak perempuan ini, kami dorong untuk merenungkan peran Ibu Kartini agar mereka memiliki impian besar, mereka harus belajar, mereka harus bisa menjaga diri mereka sehingga perjuangan dari Ibu Kartini itu tidak sia-sia,” kata Maria.

Maria mengatakan, bahwa kegiatan kalo ini berbeda dengan perayaan pada umumnya dimana pentas seni yang ditampilkan bukanlah sebuah perlombaan, melainkan ajang pertunjukan yang bertujuan untuk memupuk rasa percaya diri siswa sejak dini.

“Kalau sudah percaya diri mereka akan bisa berani untuk memperjuangkan mereka punya masa depan,”ujarnya.

Acara kali ini semakin meriah dengan kehadiran Miss Bintang Papua Tengah dan Maluku yang turut memberikan motivasi bagi para siswa.

Maria pun memberikan pesan kepada para siswinya agar perjuangan Kartini tidak sia-sia, pentingnya menjaga diri dan bijak dalam bergaul di era modern.

"Harapan saya, anak-anak bisa belajar lebih giat dan mampu membedakan pergaulan yang negatif dan positif. Dengan menjaga diri dan terus bertumbuh, mereka akan mampu mencapai cita-cita yang diimpikan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Pastikan SPPG Terapkan Standar BGN, Satgas MBG Sidak Lima SPPG

Ketua Satgas dan rombongan tinjau proses pengelolaan MBG di SPPG Karang Senang


MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (15/4/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dilakukan sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengecekan ini juga dilakukan, menyusul adanya suspend atau tindakan penghentian atau penangguhan sementara operasional 11 SPPG oleh BGN.

Adapun, SPPG yang dikunjungi yakni SPPG Mimika Kuala Kencana di Karang Senang 02, SPPG Kitong Bisa, Mimika Wania Kamoro Jaya 01 dan Lahan Pemda Jalan Poros Mayon SP3.

Selain mengunjungi SPPG, Satgas juga melihat langsung pendistribusian MBG di SD Negeri 5 di Jalan Cenderawasih SP2.

Dalam tinjauannya, Ketua Satgas MBG Emanuel Kemong menilai pengelolaan SPPG ini telah berjalan dengan baik. Mulai dari perencanaan menu bergizi, proses pengolahan makanan yang higienis, hingga pendistribusian kepada siswa.

"Yang berjalan baik adalah SPPG yang masih beroperasi. Sedangkan, SPPG yang di suspend saya harap agar SPPG melalukan perbaikan khususnya untuk sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)," katanya.

Diharapkan, kekurangan di SPPG seperti belum ada sarana IPAL bisa segera diperbaiki sesuai ketentuan dari pusat. Kalau salah satu tidak terpenuhi maka tidak bisa jalan.

"Kita mau program ini berjalan tanpa ada masalah yang muncul termasuk ke tetangga sekitar. Jadi, semua persyaratan dan prosedur sesuai juknis BGN harus terpenuhi," ujarnya.

Satgas kata Kemong, memiliki tugas dan fungsi pengawasan SPPG mulai dari pelayanan sampai lingkungan yakni sanitasi.

Menurutnya, SPPG yang kurang bagus bukan saja akan berdampak pada tetangga tetapi juga ke kesehatan anak.

"Hari ini kami masih sebatas kunjungi yang SPPG kena suspend itu, nanti tim satgas akan rapatkan lagi. Tadi kita lihat yang 1 saja dan administrasi lainnya ok, cuma IPAL saja yang belum. Tapi tadi mitranya bersepakat dalam waktu dekat mereka sudah menyiapkannya. Kami juga sampaikan ke SPPG untuk yang bagus dipertahankan, yang kurang bisa disampaikan," ungkapnya. (Shanty Sang)

Top