Pendidikan

Bunda PAUD Mimika Temui Anak-anak TK Terang Kristus Poumako

Bunda PAUD Susy Rettob saat bercengkrama dengan anak-anak

MIMIKA, BM

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob yang juga sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menemui anak-anak ke TK PAUD YPPK Terang Kristus III Poumako Asmat, Distrik Mimika Timur, Selasa (14/10/2025).

Kehadiran Bunda PAUD Mimika disambut hangat oleh anak-anak, guru, serta para orang tua murid. Suasana penuh keceriaan terlihat saat Ny. Susy berinteraksi langsung dengan peserta didik melalui permainan edukatif, bernyanyi bersama, dan sapaan penuh kasih.

Anak-anak tampak antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan yang sarat nilai pendidikan karakter itu.

Kunjungan ini merupakan pendataan sekaligus meninjau langsung sarana Pendidikan khususnya TK-PAUD, baik dalam proses belajar mengajar, jumlah dan kapasitas tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana yang tersedia di setiap lembaga.

Nantinya hasil pendataan imi akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten, untuk dijadikan bahan evaluasi dan perencanaan program pendidikan anak usia dini di Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya, tahun depan akan mulai diterapkan program wajib belajar 13 tahun, dimulai dari PAUD hingga tingkat SMA dan SMK. Oleh karena itu PAUD diharapkan bisa menjadi pondasi yang kuat bagi pendidikan usia dini dalam pembelajaran sebelum memasuki jenjang SD.

Suasana berlangsung hangat, penuh semangat kebersamaan, dan mencerminkan sinergi nyata Pemerintah Kabupaten Mimika serta pihak sekolah, dalam mendukung terciptanya generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Sementara itu, Yufin Aty Y. Makaluy Kepala TK YPPK Terang Kristus III mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pokja Bunda PAUD Mimika.

Ia pun turut menekankan kebutuhan tenaga guru pengajar yang dibutuhkan TK YPPK Terang Kristus III, melihat kondisi tenaga guru yang ada pada saat ini masih dikatakan kurang memenuhi kuota dalam proses belajar mengajar di sekolah ini.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi satuan PAUD di Mimika untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, demi mencetak generasi emas Kabupaten Mimika. (Red)

Bunda PAUD Mimika Datangi PAUD Airu Iwaoto

Bunda PAUD Mimika bersama pengurus dan anak-anak PAUD Airu Iwaoto foto bersama

MIMIKA, BM

Bunda PAUD Kabupaten Mimika Susy Herawaty Rettob laksanakan kunjungan ke PAUD Airu Iwaoto SP1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania pada Senin (13/10/2025).

Dalam agenda awalnya sebagai Bunda PAUD yang baru saja dilantik, Susy Rettob melakukan pendataan dan mengunjungi langsung PAUD-PAUD yang ada di Mimika.

Pendataan tersebut dimulai dari melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar, jumlah dan kapasitas guru, hingga pada sarana dan prasarana yang tersedia di PAUD yang nantinya laporan pendataan akan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten hingga Provinsi Papua Tengah.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa untuk tahun depan wajib belajar 13 tahun akan mulai diterapkan hingga di tingkat distrik dan kampung yang ada di Mimika yakni jenjang pendidikan yang di mulai dari PAUD hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan.

Setelah PAUD Airu Iwaoto, kunjungan ke PAUD lainnya juga akan dilakukan berkelanjutan guna laporan pendataan PAUD yang ada di Kabupaten Mimika. (Red)

Peran Guru di Era Digital ‘Guru yang Inovatif Lahirkan Generasi Muda yang Kreatif’



Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom dan Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling foto bersama peserta

MIMIKA, BM

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika menggelar seminar Peran Guru di Era Digital, dari Pengajar menjadi Fasilitator Pembelajaran Inovatif dalam kegiatan Mimika Innovetion Week 2025.

Seminar yang berlangsung di ruang pertemuan Bappeda, Selasa (30/09/2025) dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom, didampingi Kepala Bappeda, Yohana Paliling.

Kegiatan ini diikuti para kepala sekolah dan guru tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Mimika.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di era digital, membawa perubahan besar yang berdampak pada dunia pendidikan.

Kemajuan teknologi informasi telah membuka akses pengetahuan tanpa batas sehingga murid kini memiliki sumber belajar yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur, namun juga dari kualitas manusia yang cerdas, produktif, berdaya saing. Karena itu, pendidikan menjadi kunci utama dalam menyiapkan generasi emas Mimika di masa depan,” kata Evert.

Ia menilai seminar ini sebagai momentum penting untuk mendorong guru dan kepala sekolah di Mimika agar mampu beradaptasi dengan era disrupsi sekaligus menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan.

Melalui narasumber yang kompeten, diharapkan para peserta mendapat wawasan berharga tentang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital.

Menurutnya, seminar ini memberikan inspirasi serta strategi baru yang bisa diterapkan di satuan pendidikan.

Kepala sekolah disebut sebagai lokomotif perubahan yang berperan penting menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi pembelajaran.

"Para guru diharapkan untuk terus meningkatkan kompetensi, baik dalam penguasaan teknologi maupun metode pembelajaran. Jadikan teknologi sebagai sahabat, bukan ancaman. Guru yang hebat adalah mereka yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu menggerakkan hati dan pikiran murid-muridnya,” ujarnya.

Sementara itu kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya perangkat terkait, ia mengajak untuk terus bersinergi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kebijakan, program, dan anggaran yang berpihak pada pengembangan kapasitas guru.

Dikatakan, bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Mimika.

Guru yang inovatif akan melahirkan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan siap membawa Mimika menuju masa depan yang lebih baik.

"Seminar ini menjadi langkah nyata Pemkab Mimika dalam mendorong transformasi pendidikan di era digital. Dengan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran inovatif, diharapkan siswa di Mimika dapat berkembang secara utuh, tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top