Renja Forum Perangkat Daerah Hasilkan 346 Kegiatan

Penandatangan Berita Acara hasil kegiatan oleh Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling

MIMIKA, BM

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika berhasil merampungkan dan menampung hasil Rencana Kerja (Renja) yang diusulkan oleh 18 distrik sebagai program kerja tahun 2022.

Setelah 2 hari dilaksanakan, Forum Perangkat Daerah telah menyepakati 346 kegiatan yang akan menjadi program kerja dari 552 kegiatan yang diusulkan. Sementara usulan 206 kegiatan ditolak atau ditunda.

Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling dalam laporannya menyampaikan bahwa Forum OPD 2021 ini telah menyepakati beberapa hal.

Yakni menyepakati program dan kegiatan prioritas dan indikator kinerja yang di sertai target dan kebutuhan pendanaan yang telah diselaraskan dengan usulan kegiatan prioritas dari forum perangkat daerah Kabupaten Mimika.

Menerima rancangan Renja perangkat daerah Kabupaten Mimika tahun 2021 dan menyepakati daftar usulan program dan kegiatan lintas perangkat daerah sebagaimana tercantum dalam lampiran berita acara yang sudah ditanda tangani.

Dan menyepakati bersama berita acara beserta lampiran yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari hasil kesepakatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Mimika tahun 2021.

Diketahui, kegiatan Forum Perangkat Daerah ini secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika Michael R Gomar ditandai penandatanganan berita acara dan pemukulan tifa, Jumat (26/3).

Sekda Michael R Gomar mengatakan, kegiatan yang telah berlangsung selama 2 hari ini telah diikuti dengan baik dimana telah dilaksanakan dengan diskusi dan pembahasan secara intensif antara pihak distrik dan OPD.

Hal ini dipahami karena persoalan pokok yang dihadapi dalam perencanaan pembangunan adalah terletak pada proses menentukan pilihan program kegiatan yang prioritas untuk didahulukan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Disisi lain kita dihadapkan pada keterbatasan sumber daya terutama sumber daya pendanaan, maka pertemuan kali ini penting dalam rangka menyatukan dan menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan dokumen perencanaan strategis yang ada,"tutur Gomar.

Gomar berharap, semoga forum ini memperkaya dan menyempurnakan rancangan RKPD Kabupaten Mimika yang akan diimplementasikan pada Tahun 2022 mendatang.

Menurutnya, hasil kesepakatan antara distrik dengan pihak OPD akan disesuaikan dengan Renja dari OPD untuk selanjutnya dibawa ke Musrembang kabupaten.

Hasil ini juga akan digunakan sebagai bahan penyusunan RKPD yang bertujuan untuk menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah serta memastikan usulan distrik telah disepakati dalam kegiatan forum perangkat daerah.

"Kita menyadari bahwa dalam proses untuk mencapai kesepakatan antara pihak distrik dan OPD pasti terjadi perbedaan pendapat diantara kita. Namun itu merupakan tindakan bijak dan arif bila kita menjunjung tinggi dan menghargai pendapat itu sebagai wahana untuk melakukan penyempurnaan, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pada tahap pengawasan atas setiap kegiatan agar sesuai dengan target dan sasaran yang telah kita tetapkan bersama," jelasnya.

Selain itu, untuk menyepakati kegiatan yang sudah tertuang dalam berita acara maka Gomar menegaskan bahwa program kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk dilaksanakan di tahun anggaran 2022.

"Dalam rangka penyempurnaan dokumen rencana kerja pemerintah daerah serta untuk mewujudkan terwujudnya "Mimika Yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera maka kami mohon kesetiaan semuanya untuk bersama bergandeng tangan, bekerjasama, berkolaborasi, untuk tetap menjaga, terpelihara dan ditingkatkan di masa yang akan datang tugas kita bersama dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat Timika,"ujarnya.

Menurutnya, hal yang terpenting dalam kegiatan ini adalah kesepakatan program kegiatan yang benar-benar dilaksanakan di Tahun 2022.

Kesepakatan program dan kegiatan ini tentunya akan mengikuti kemampuan keuangan daerah di Tahun 2022, sehingga program kegiatan ini akan dilihat, diprioritaskan dan dijabarkan kembali sesuai visi misi bupati dan wakil bupati.

"Saya berharap Bappeda bersama tim anggaran dan pimpinan OPD menjabarkannya secara lebih terperinci apa sasaran yang akan kita capai di tahun 2022, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan program kegiatan yang kita laksanakan adalah program kegiatan prioritas yang sudah ada di dokumen RPJMD yang merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika,"tuturnya.

Oleh sebab itu sebelum pelaksanaan musyawarah perencanaan daerah Bappeda, tim anggaran dan semuanya akan tetap bersama bersama dengan pemangku pembangunan, mitra pemerintah yang ada di Kabupaten Mimika baik itu YPMAK, SLD, PTFI dan stakeholder lainnya juga mempunyai tanggung jawab yang sama untuk membangun Kabupaten Mimika.

Dikatakan Gomar, keseluruhan pembangunan di Mimika bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah namun juga mitra pemerintah lainnya sehingga perlu terciptanya kolaborasi yang bersinergi agar pembangunan di negeri ini bisa terwujud.

"Misalnya YPMAK bangun apa, sasarannya dimana, pemerintah daerah bangun apa, ini harus terintegrasi dan tersistem. Saya harapkan perencanaan secara ini bisa diimplementasikan sehingga capaiannya terukur dan masyarakat bisa merasakannya, jangan sampai terjadi tumpang tindih program dan kegiatannya," harapnya. (Shanty)

Top