Perkuat Wawasan Kebangsaan Masyarakat : Papua Urutan Kedua Daerah dengan Kerukunan dan Toleransi Terbaik

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Septinus Timang saat memukul tifa sebagai tanda dibukanya kegiatan

MIMIKA, BM

Untuk menghadapi berbagai ancaman dan tantangan globalisasi, masyarakat harus mengimplementasi wawasan kebangsaan demi memperkuat semangat nasionalisme.

Hal ini sesuai dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Mimika di Hotel Grand Tembaga Jumat (14/10).

Kegiatan dimaksud adalah Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan.

Giat ini bertemakan "Peningkatan Wawasan Kebangsaan Dalam Mewujudkan Masyarakat Mimika Yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera.

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Septinus Timang dalam sambutanya menyampaikan bahwa ideologi Pancasila itu merupakan kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan dengan berdasarkan lima dasar Pancasila.

"Sehingga masyarakat bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Kata Septinus, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang ciri dan kegunaannya, yang didasari oleh falsafah cita-cita dan perjuangan nasional.

Namun sampai saat ini pemahaman kebangsaan dalam diri masyarakat masih sangatlah kurang. Oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman akan wawasan kebangsaan secara utuh.

"Selain itu juga dapat meningkatkan rasa nasionalisme di Kabupaten Mimika, sehingga secara bersama-sama kita mewujudkan visi misi yaitu terwujudnya Mimika yang cerdas aman dan sejahtera," jelasnya.

Iapun berharap kegiatan ini dapat dicermati dengan baik sehingga benar-benar menyerap informasi, yang mana pada akhirnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh teladan dari masing-masing.

Sementara Kepala Kesbanpol, Yan Selamat Purba menyampaikan bahwa kegiatan wawasan kebangsaan ini untuk mewujudkan masyarakat Mimika yang cerdas, aman dan sejahtera.

"Ini dilakukan mengingat di Mimika perubahan-perubahan dinamika situasi dan kondisi yang sangat tinggi," ujarnya.

Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika tetap aman, nyaman, damai dan sejahtera.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Provinsi Papua yang diwakili oleh Kabid, Raimondus Motte, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sangat penting karena berkaitan erat dengan nilai-nilai Pancasila.

"Sehingga kita sebagai warga yang baik harus bisa mengaplikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila," harapnya

"Kita harus jaga kenyamanan jangan sampai terjadi konflik, kalau sampai terpecah itu akan memusingkan kita semua. Mari kita bersatu padu menjaga kenyamanan di kota ini,"ujarnya.

Ditambahkan Raimondus, Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila yang mana didalamnya ada Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga untuk kerukunan dan toleransi di Papua mendapat urutan ke dua di Indonesia.

"Itu diakui kalau Papua urutan kedua," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan dialog bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.

Dialog bersama yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Mimika menghadirkan nara sumber dari Kesbangpol Provinsi Papua yang diwakili oleh Kabid, Raimondus Motte, Polres Mimika yang diwakili oleh Kasat Intel AKP Budi Santoso dan perwakilan Kodim 1710/Mimika, Kasdim, Mayor Munir. (Ignasius Istanto)

Top