BKPSDM Targetkan Anak Amungme-Kamoro Lolos Tes IPDN

Pembukaan kegiatan oleh Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob dengan menabuh Tifa
MIMIKA, BM
Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih maju dan bersaing, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi strategi pemberdayaan anak Amungme dan Kamoro dalam rangka mengikuti seleksi perguruan tinggi kedinasan.
Kegiatan dengan mengusung tema "Sa Tensi Tinggi Tuk Amor" dibuka oleh Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, dihadiri Kepala BKPSDM, Ananias Faot serta perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan undangan lainnya ini berlangsung di hotel Grand Tembaga, Senin (14/11/2022) malam.
Kepala BKPSDM, Ananias Faot menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan proyek perubahan yang sedang dilaksanakan.
"Latar belakang kegiatan ini berkaitan dengan ketika diperhadapkan satu situasi pelaksanaan tes sekolah kedinasan IPDN. Dan bulan lalu peserta dari Timika cukup banyak ke Jayapura, namun tinggal 3 orang dan tidak ada satupun anak Amungme Kamoro yang lolos," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan ini untuk mendorong anak Amungme Kamoro agar maju dan bisa bersaing.
"Kuncinya kita mengikuti bimbingan belajar agar bisa mengambil bagian. Kita akan prioritaskan kepada kelas 3 SMA sebanyak 70 siswa untuk dilakukan seleksi, kemudian dibimbing hingga tes. Target saya mulai bulan Desember, dan jadwal tes itu bulan Maret sampai bulan Juli 2023,"ungkap Ananias.
Sementara Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sudah dibahas sejak lama, sebagaimana mempunyai perhatian bagi putra putri anak Papua khususnya Amungme-Kamoro agar kedepannya bisa bersaing dengan yang lain.
"Kita punya hati yang sama. Amungne dan kamoro akan menjadi orang hebat dan bekerja utuk membanggakan masyarakat dan keluarga," ungkapnya.
Oleh karena itu, Plt Bupati berharap proyek perubahan dalam inovasi untuk memajukan daerah Kabupaten Mimika harus jadi.
"Tugas kita semua sekarang terutama guru-guru itu bagaimana kita kembangkan anak-anak kita demi masa depan dan demi kebanggaan kita semua. Saya harap minimal 10 orang dari Mimika terlebih khusus anak Amungme dan Kamoro bisa lulus di sekolah kedinasan selain IPDN," harapnya. (Ignasius Istanto)






















