Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto Minta Kuningkan Bumi Papua

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto
MIMIKA, BM
Sebanyak empat kandidat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) se Tanah Papua resmi di lantik.
Adapun pelantikan Ketua DPD Partai Golkar bagi 4 DOB Papua Baru diantaranya, Ketua DPD Partai Golkar Papua Pegunungan, Jhon Tabo, Ketua DPD Partai Golkar Papua Tengah, Aten Edoway, Ketua DPD Partai Golkar Papua Selatan, Yusak Waluyo, dan Ketua DPD partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya Lambert Jitmau.
Proses pelantikan 4 Ketua dan Pengurus DPD Partai Golkar ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan DPP Partai Golkar nomor : 489/DPP/Golkar/II/2023 yang dibacakan oleh Sekjen DPP Partai Golkar, Lodwijk R Paulus.
Proses pelantikan dan pengambilan sumpah oleh 4 Pengurus DPD DOB Partai Golkar dipandu langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlanggs Hartarto yang berlangsung di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (25/2/2023).
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato dalam sambutannya berharap Pengurus partai dapat Kuningkan bumi Papua.
Diharapkan, dengan terpilihnya DPD baru ini dapat menjalankan tugas dan amanah untuk memenangkan Partai Golkar dalam Pileg dan Pemilihan Presiden di tahun 2024 mendatang.
"Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru Daerah Otonomi Baru, membuktikan bahwa partai Golkar sangat mendukung daerah otonomi baru. Sangat senang datang ke Papua karena target untuk meraih kursi terbanyak di Legislatif, baik di tingkat kabupaten/kota, Provinsi Dan DPR RI,"kata Airlangga.
Airlangga mengatakan, bahwa seluruh kekuatan Partai Golkar di Tanah Papua harus berkomitmen untuk meraih kemenangan di tahun 2024 mendatang.
"Besok saya mendengar kabar kemenangan pertama dalam pemilu harus dari propinsi Papua, kita kuningkan bumi Papua. Sudah waktunya Papua menguning kembali. Partai Golkar sudah menanam di daerah otonomi baru di Papua, sehingga yang menanam harus memanen, itulah partai Golkar. Kita sudah cukup lama berada di posisi kedua, dan saatnya Golkar harus berada di nomor satu,"ungkapnya. (Shanty Sang)






















