Fantastis! KPU Mimika Ajukan Anggaran 112 Miliar Untuk Pilkada


Ketua KPUD MImika, Indra Ebang Ola

MIMIKA, BM

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika
mengajukan anggaran untuk pelaksanaan pilkada 2024 ke Pemda Mimika sebesar Rp 112 miliar.

"Dana atau anggaran yang diajukan itu adalah dana dari hasil review yang dilakukan berkali-kali oleh KPU dan inspektorat KPU RI," ungkap Ketua KPUD MImika, Indra Ebang Ola saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (09/05/2023).

Terkait dengan anggaran tersebut, kata Indra sudah dilakukan pertemuan pada Jumat kemarin dengan Pemda Mimika.

Pertemua itu untuk mensinkronisasikan tingkat kebutuhan dan ketersediaan anggaran bersama dengan tim teknis TPAD Pemkab Mimika yang dihadiri lagsung Plt bupati, sekda, Kesbangpol dan Bappeda.

"Dari hasil pencermatan bersama itu tujuannya untuk memilah dan memilih, karena pilkada yang kita laksanakan tahun 2024 itu adalah pemilihan kepala daerah dalam hal ini bupati dan gubernur, sehingga beban biaya mana yang harus ditanggung oleh propinsi dan mana yang harus ditanggung kabupaten," jelasnya.

Menurut Indra bahwa anggaran fantastis yang diajukan senilai Rp 112 miliar itu merupakan semua kebutuhan yang harus dianggarkan oleh Pemda Mimika.

"Beberapa hasil pencermatan memang kita melihat item anggaran yang kita ajukan itu banyak yang tidak sesuai dengan tingkat kebutuhan, seperti biaya kemahalan daerah, tingkat kesulitan yang kita alami. Karena standard biaya itu gunakan standar kementerian keuangan yang tidak mempertimbangkan tingkat kesulitan kemudian biaya kemahalan daerah," jelasnya.

Oleh karena itu dengan semua situasional yang disebutkan, pihaknya bermohon kepada pemda untuk membijaki hal ini.

"Pada prinsipnya Pemda Mimika siap mendukung full dan mendukung penuh serta siap membantu segala kebutuhan untuk pelaksanaan pilkada," yakin Indra.

Sementara itu untuk pemilu Pilpres, kata Indra semua ditanggung oleh APBN, tidak melibatkan APBD.

"Untuk Pilkada itu murni biaya ditanggung oleh Pemda diluar tanggungan Provinsi, artinya ada beberapa item pembiayaan yang ditanggung Provinsi itupun sudah kita keluarkan. Kita ajukan itu semua item, semua kegiatan, semua tahapan dan semua program yang memang kita laksanakan dan menjadi tanggungjawab Pemda Mimika," terangnya.

Lanjut Indra, dalam memenuhi kebutuhan itu ada dua tahap dan tahapan pilkada mulai diakhir tahun 2023.

Dengan demikian di 2023 ini, menurutnya Pemda Mimika akan mencairkan anggaran 40 persen dan sisanya 60 persen di 2024.

"Pemda sudah siap! Kami ucapkan terimakasih kepada pemda karena seperti kebutuhan yang kita ajukan juga harus disesuaikan dengan tingkat kesediaan anggaran, pemda punya dan alhasilnya masih aman,"jelasnya.

Ditegaskan Indra bahwa perlu dipahami dan harus diketahui publik bahwa nominal yang diajukan sudah sesuai dengan tingkat kebutuhan.

"Awalnya kita ajukan menggunaan standar biaya dari kementerian keuangan, nah ketika kita tarik dan sesuaikan dengan biaya kemahalan daerah dengan tingkat kesulitan, ini agak setengah mati karena selisihnya itu nanti tanggungjawab siapa? Jadi kita harus konsolidasi dan koordinasikan," ungkapnya. (Ignasius Istanto)

 

 

Top