PBJ Mengupgrade Pengetahuan ASN Pemda Mimika Tentang Pengimputan SIPD P3DN

ASN Pemda Mimika perwakilan tiap OPD saat mengikuti sosialisasi

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) menggelar sosialisasi penginputan SIPD P3DN pengadaan barang dan jasa.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Rabu (10/5/2023) dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais mengatakan, Inpres nomor 2 tahun 2022 tentang penggunaan produk dalam negeri dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah diamanatkan bahwa setiap kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah wajib mengalokasikan dan merealisasikan 40 persen anggaran belanja barang dan jasa untuk UMKM dalam rangka meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional.

"Program P3DN merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mendorong masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri serta bertujuan untuk memberdayakan industri dalam negeri dan mengoptimalkan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa pemerintah," jelas Paulus.

Berdasarkan data dari bagian layanan pengadaan barang dan jasa, anggaran belanja barang dan jasa Kabupaten Mimika tahun anggaran 2023 yang terdapat di sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) LKPP sebesar Rp2,607 triliun.

Sementara realisasi belanja barang dan jasa sampai dengan bulan april 2023 sebesar Rp127 miliar atau 0,5 persen.

"Dari data tersebut Kabupaten Mimika berkeyakinan bahwa target 75 persen yan diamanatkan dalam Inpres 2 tahun 2022 akan dapat tercapai bahkan dapat terlampaui," Tutur Paulus.

Hal ini diyakini karena masih banyak paket-paket pengadaan yang belum dilakukan proses pengadaannya khususnya pengadaan barang serta banyaknya paket-paket pengadaan di OPD yang belum dicatatkan pada system di LPSE.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting dalam rangka monitoring belanja barang dan jasa yang telah dilaksanakan dalam proses pengadaan serta untuk mengetahui realisasi penyerapan anggaran untuk belanja produk dalam negeri.

"Untuk itu saya berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan seksama dan segera melakukan tindaklanjut atas hasil sosialisasi tersebut,"ujarnya.

Ia juga berharap para pimpinan OPD agar selalu memantau progres realisasi belanja dan mengingatkan operator yang ditunjuk untuk menginput pada sistem yang ada.

"Saya minta kepada Inspektorat untuk selalu memonitor perkembangan pengadaan barang dan jasa yang telah dikonfirmasi menggunakan P3DN," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rr. Maria Suriani Widiastuty dalam laporannya menyampaikan, tujuan sosialisasi ini dalam rangka peningkatan kapasitas ASN dalam lingkup Pemda Mimika.

Peningkatan tersebut adalah  pengetahuan ASN Pemda Mimika tentang penginputan penggunaan produk dalam negeri dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Tujuan lainnya agar OPD Pemda Mimika dapat memahami dan melaksanakan penginputan sistem SIPD P3DN (peningkatan penggunaan produksi dalam negeri) dalam aplikasi SIPD P3DN pada pengadaan barang dan jasa pemerintah," Tutup Maria. (Shanty Sang)

Top