DLH Mimika Beri Pelatihan Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Kepala DLH Jeffry Deda foto bersama peserta

MIMIKA,BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar pelatihan kebijakan strategis daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Ini tidak termasuk tinja dan sampah spesifik, sedangkan sampah sejenis sampah rumah tangga berasal dari kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas sosial, fasilitas umum, dan/atau fasilitas lainnya.

Kegiatan yang diikuti oleh pihak gereja, sekolah, peduli lingkungan, RT-RW dan perkantoran ini berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Senin (25/9/2023).

Kepala DLH Mimika, Jeffry Deda mengatakan, sebagai upaya mengatasi masalah sampah, telah ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

"Nanti kita jadikan data dalam SIPSN (sistem informasi sampah nasional) supaya pemerintah daerah atau pimpinan daerah mengambil langkah kebijakan apa untuk pengurangan dan pembatasan sampah plastik," kata Jeffry.

Jeffry mengatakan, ada 2 hal besar dalam perhitungan ini yakni untuk mengambil langkah kebijakan dalam hal bagaimana mengurangi dan membatasi sampah di Kabupaten Mimika.

"Pengurangannya pertama adalah kita menjadikan sampah organik menjadi kompos. Selain itu, sampah organik juga kita bisa menciptakan lagi jadi makanan magot untuk pakan ternak dan pakan ikan,"ujarnya.

Sementara, pembatasan sampah plastik dituangkan oleh kebijakan bupati melalui peraturan bupati atau perda tentang pembatasan penggunaan sampah kresek atau sampah plastik yang belanja di mall atau toko besar.

Misalnya dalam perbuh tersebut menegaskan bahwa setiap acara dan rapat atau pertemuan tidak boleh menyediakan botol kemasan namun diganti dengan menyediakan dispenser dan gelas.

"Itu salah satu tindakan pembatasan. Karena, kalau 1 hari di kegiatan ada 70 orang yang hadir maka ada 70 sampah, nanti lagi ada kegiatan dengan peserta 70 maka sudah lebih banyak sampah plastik. Tiga OPD saja lakukan kegiatan sudah menghasilkan 500 botol sampah. Tapi kalau dibatasi pakai gelas pasti kita bisa kurangi sampah plastik," jelasnya.

Tambahnya, untuk peserta yang tergabung dalam Jakstrada nantinya setiap bulan DLH akan membayar honornya hingga Desember.

"Jadi kami beri mereka timbangan untuk mereka timbang sampah-sampah di sekitarnya lalu di laporkan hasil datanya ke sistem," ungkapnya. (Shanty Sang)

Top