Rapat Bersama OPD, Bupati Mimika Tekankan Percepat Input Paket di RUP

Foto bersama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng usai kegiatan

MIMIKA, BM

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng menegaskan kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan penginputan rencana pekerjaan dalam sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) guna menghindari keterlambatan pembangunan dan penyerapan anggaran.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat bersama dengan seluruh pimpinan OPD di Hotel Swis Bell-Inn, Senin (4/3/2024).

Eltinus mengatakan APBD 2024 Mimika dengan jumlah Rp7,5 Triliun bukanlah jumlah yang sedikit, sehingga paket atau rencana pekerjaan harus segera dimasukan di dalam RUP, sehingga tidak ada keterlambatan.

"Karena kami tidak mau orang tertawa kita dana terlalu besar tapi tidak digunakan (terserap) dengan baik," kata Bupati.

Bupati pun memberikan atensi bahwa apabila ada Pimpinan OPD yang tidak dapat memanfaatkan atau mengelola anggaran di instansinya maka pimpinan tersebut harus diberikan sanksi.

"Sanksinya itu dia (pimpinan OPD) harus mundur dari jabatan itu, karena dia tidak mampu untuk kelola anggaran tersebut hingga capai target," ujarnya.

Ia juga menyebut dirinya tidak ingin mendengar ada alasan dari OPD ada anggaran yang tersisa sehingga menjadi Silpa.

"Tidak boleh ada kata Silpa kan itu, jadi anggaran sebesar Rp7,5 triliun itu harus dihabiskan, sehingga kami mau segera dijalankan itu program-program itu,"tuturnya.

Omaleng menambahkan, bagi OPD yang mengelola anggaran besar seperti pendidikan, kesehatan, dan PUPR untuk segera melakukan pelelangan, sehingga target penyerapan anggaran maupun pembangunan tercapai.

"Penyerapan tahun kemarin itu hanya mencapai sekitar 80 persen belum sampai 90 juga belum, sehingga kami harap penyerapan anggaran bisa sampai 100 dan itu tergantung OPD dan operator masing-masing, input itu cepat sedikit," ungkapnya. (Shanty Sang)

Top