Musrenbang Distrik Mimika Baru 'Program Pembangunan Harus Searah, Cermat dan Terukur'
Foto bersama usai kegiatan
MIMIKA,BM
Distrik Mimika Baru menerima 158 usulan program dari kelurahan dan kampung dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik tahun 2024, Kamis (14/3/2024).
Program usulan yang jadi prioritas ialah di tiga bidang, yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Usulan yang masuk di sistem sebanyak 727 namun dilihat lagi yang menjadi skala prioritas sehingga usulan yang ditampung menjadi 158 usulan.
Selanjutnya usulan tersebut akan dilanjutkan ke tingkat Forum OPD dan tingkat Musrenbang kabupaten untuk menjadi program kerja di tahun 2025.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika Ida Wahyuni dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang Distrik merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan karena dapat membahas dan mengevaluasi serta memastikan langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas masyarakat yang tercantum dalam daftar usulan rencana kerja kampung dan kelurahan.
"Program kampung dan kelurahan selanjutnya diintegrasikan dengan program kegiatan prioritas yang ada di Kabupaten Mimika,"kata Ida.
Ida mengatakan, semua aspirasi kegiatan yang disampaikan masyarakat yang ditampung melalui Musrenbang kampung dan kelurahan akan dipadukan dengan kebijakan pembangunan yang ada di wilayah distrik.
Selanjutnya akan digunakan sebagai bahan masukan penyusunan rencana kerja perangkat daerah, sebagai proses pembangunan yang berlangsung secara berkelanjutan, menyangkut berbagai aspek, mulai aspek ekonomi, sosial, politik dan budaya.
“Program pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang searah, cermat dan terukur sesuai hasil dan tuntutan kebutuhan masyarakat,” tutur Ida.
Katanya, Musrenbang berkaitan erat dengan wujud perencanaan pembangunan partisipasi dan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pengambilan keputusan.
Perencanaan pembangunan yang dirancang bersama diharapkan tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan pada saat ini, namun mampu juga untuk mengantisipasi persoalan yang akan datang.
Untuk itu, kata Ida dibutuhkan kepekaan yang gigih terhadap permasalahan pembangunan yang dihadapi pemerintah untuk menyelesaikan semua permasalahan pembangunan yang seharusnya sejalan dengan penanganan secara komprehensif dan inovatif.
"Guna mewujudkan Mimika yang cerdas, aman dan damai serta sejahtera sesuai misi membangun regulasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan memahami teknologi informasi menciptakan Mimika yang aman, tertib dan damai mewujudkan pemerataan pembangunan pelayanan dasar infrastruktur di wilayah pedalaman dan pesisir mewujudkan pemerintahan yang dinamis, bersih, berwibawa, akuntabel, profesional dan inovatif serta membangun sentra-sentra ekonomi baru di wilayah Mimika,"ungkapnya. (Shanty Sang)






















