Wabup Kemong Berharap Pengelolaan Zakat Tidak Hanya Bersifat Administratif

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong saat membuka kegiatan 

MIMIKA, BM

Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola yang profesional, transparan dan akuntabel, BAZNAS Provinsi Papua dan Provinsi Papua Raya menyelenggarakan kegiatan Monitoring Evaluasi (Monev) 2025 dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Semester 1 Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Hotel Horison Diana, Kamis (29/1/2026) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya mengatakan, Baznas merupakan lembaga pemerintah non-struktural.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, sehingga keberadaannya harus sejalan dan mendukung program pemerintah, khususnya pemerintah daerah.

"Atas nama pemerintah kami ucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Papua. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat menyambut para pejuang zakat dari seluruh Papua Raya di Bumi Amungsa, Tanah Kamoro,”kata Wabup Kemong.

Ia berharap, pengelolaan zakat tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.

“Program Baznas harus mampu menggerakkan usaha kecil dan menengah, membantu anak-anak meraih masa depan yang lebih baik, serta hadir saat masyarakat membutuhkan pertolongan darurat,”ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyatakan dukungan terhadap rencana penerapan sistem pembayaran zakat melalui payroll system bagi aparatur sipil negara (ASN) Muslim di lingkungan Pemkab Mimika.

Langkah ini dinilai sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pengumpulan zakat secara teratur dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara Baznas dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta, guna mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di wilayah Papua Raya.

"Pemda Mimika tentu akan mendukung penguatan peran Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS),"tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Papua, Ir. H. Merza Edy Nadzari menjelaskan monev adalah kegiatan rutin yang diadakan setiap semester.

“Jadi, karena ini awal tahun maka kegiatan monev dilakukan sekaligus baik monev semester II tahun 2025 dan rencana kerja semester I tahun 2026,” ujarnya.

Menurutnya Monev ini diadakan dengan tujuan untuk melihat seberapa jauh kinerja yang sudah dilakukan tahun lalu.

Kemudian mencanangkan kinerja tahun ini sehingga indikator keberhasilan bisa dilihat dari hasil rapat kinerja yang sudah dicanangkan pada Rapat Kerja Teknis hari ini.

Program utama Baznas kata Merza, terdiri dari lima yakni Papua Cerdas di bidang pendidikan, Papua Makmur di bidang ekonomi, Papua Sehat di bidang kesehatan, Papua Peduli di bidang sosial dan Papua Dakwah di bidang agama.

"Jadi itu lima program Baznas di Papua Raya," jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Baznas Mimika, Juma' Azis menyebutkan jika pihaknya telah melaksanakan lima program prioritas seperti dukungan kepada korban banjir bandang di Sumatera dan Aceh.

Selain itu bidang pendidikan juga telah disalurkan beasiswa baik untuk murid jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan mahasiswa.

"Alhamdulillah Mimika sudah mengikuti jejak yang dilakukan oleh provinsi," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top