Tanggap Cepat, Besok Pemkab Mimika Kirim Bama 3 Ton ke Distrik Jila

Bupati Mimika, Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim saat melakukan jumpa pers

MIMIKA, BM

Guna mencegah krisis pangan di Distrik Jila, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana mendistribusikan bantuan bahan makanan sebanyak tiga ton. Proses tersebut dilakukan menggunakan helikopter dan bekerja sama dengan Kogabwilhan III dan Kodim.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi isu keamanan di Distrik Jila. Pasalnya, Pemkab Mimika terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan kondisi yang kondusif serta memastikan keselamatan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Mimika, Johannes Retton saat melakukan konferensi pers di kediamannya di Jalan Hasanuddin Timika, Kamis (20/8/2026) malam.

"Masyarakat Jila adalah masyarakat kami. Kami terus berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polres agar situasi di Jila bisa kondusif kembali,”kata Bupati Rettob.

Bupati menjelaskan, bahwa saat ini fokus utamanya itu adalah, penculikan warga, pemerintah prihatin atas adanya dugaan penculikan terhadap anak-anak dan perempuan. Koordinasi intensif terus dilakukan agar mereka dapat kembali ke keluarga dalam keadaan selamat.

Selain itu, dengan kejadian ini membuat masyarakat trauma dan tidak berani berkebun. Oleh sebab itu, pemulihan trauma masyarakat juga menjadi perhatian serius Pemkab Mimika.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memastikan bahwa tenaga kesehatan, guru, dan pegawai distrik telah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter TNI AU. Untuk sementara, pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan di Jila dihentikan hingga situasi kembali aman.

Ia mengingatkan bahwa kondisi keamanan berpengaruh pada sejumlah proyek pembangunan di Jila, termasuk kantor distrik, Polsek, perumahan, dan sekolah.

Bupati JR menegaskan bahwa pemerintah bersama TNI-Polri berkomitmen menjaga stabilitas agar pembangunan tetap berjalan.

“Harapan kami situasi cepat aman, cepat damai, dan tidak ada lagi tindakan terhadap anak-anak maupun perempuan,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Top