Kesbangpol Mimika Edukasi Purna Paskibraka Duta Pancasila Akan Bahaya Narkoba

Para pelajar nampak serius mengikuti kegiatan

MIMIKA, BM

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, menggelar sosialisasi bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) kepada purna Paskibraka Duta Pancasila.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kanguru, Kamis (29/10/2026) dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Pali Amba.

Adapun tema yang diusung ialah "Sosialisasi Pencegahan Bahaya Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) Bagi Generasi Muda".

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Pali Amba dalam sambutannta menyampailan, generasi muda adalah penentu masa depan daerah.

Namun, kita tidak dipungkiri bahwa saat ini generasi muda sedang diintai oleh ancaman yang sangat nyata dan merusak yaitu peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

"Narkoba bukan sekadar masalah hukum atau kesehatan, melainkan ancaman serius yang dapat menghancurkan karakter masa depan individu, merusak keharmonisan keluarga, dan pada akhirnya meruntuhkan ketahanan nasional," kata Petrus.

Lanjutnya, sekali seseorang terjebak dalam lingkaran hitam narkotika, psikotropika, dan zat adiktif, maka fisik, mental, dan masa depannya akan dibakar.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen penuh dan sangat mendukung gerakan preventif seperti sosialisasi yang dilaksanakan hari ini.

"Kita semua harus bergerak bersama secara kolektif untuk membentengi anak-anak kita agar tidak pernah menyentuh atau mencoba obat-obatan terlarang tersebut," ujarnya.

Ia berpesan, agar jangan pernah sekali-sekali mencoba atau bahkan sekadar penasaran dengan narkoba. Isilah waktu muda kalian dengan kegiatan-kegiatan yang positif, kreatif, inovatif, dan berprestasi.

"Saya juga berharap setelah mengikuti sosialisasi ini, kalian tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dan kader anti narkoba di lingkungan sekolah, kampus, maupun tempat tinggal masing-masing. Jika kalian melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba, jangan takut untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pembinaan Karakter Bangsa Bakesbangpol Mimika, Lodefikus Kaize, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk memberikan edukasi sejak dini agar generasi muda terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang. 

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai jenis-jenis narkoba, bahaya yang ditimbulkan, serta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Polres Mimika dengan materi mengenai dampak dan bahaya narkoba bagi generasi muda, serta akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Kabupaten Mimika yang membahas pengaruh narkoba terhadap kualitas sumber daya manusia,”tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap lahir generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan bebas dari narkoba, sehingga mampu menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa di masa depan. (Shanty Sang)

Top