Politik & Pemerintahan

Selamat, Robby Omaleng Jabat Ketua DPRD Mimika

MIMIKA, BM

Robby Kamaniel Omaleng SIP MA ditetatapkan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mimika Periode 2019-2024. Selain Robby, Alexs Tesenawatme S.SB dan
Yohanes Felix Helyanan SE juga diangkat sebagai Wakil Ketua I dan Wakil Ketua.

Pengangkatan ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna Pengumuman Penetepan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Mimika Periode 2019-2024 yang dipimpin H. Iwan Anwar didmapingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng kepada BeritaMimika usai paripurna penetapan mengatakan pihaknya akan berupaya guna mempercepat pelantikan berdasarkan SK Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Kita akan kejar supaya cepat pelantikan karena dalam waktu dekat program yang kita kejar dengan DPRD adalah musrembang, sebelum menuju ke perubahan anggaran. Mereka harus dilantik dulu,” ungkapnya.

Bupati Omaleng berharap di periode ini, DPRD Mimika dan Pemda Mimika lebih sinergis dan harmonis dalam bekerjasama membangun Mimika.

“Harapan kami, kita semua dapat membangun Mimika lebih baik dari kemarin-kemarin,” harapnya.

Sebelumnya, dalam paripurna Bupati Omaleng mengatakan sebagai lembaga perwakilan rakyat, anggota dewan memiliki beban yang cukup berat untuk berdiri paling depan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi rakyat.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 163 menempatkan unsur pimpinan sebagai suatu alat kelengkapan dewan yang wajib ada.

“Pengumuman dan penetapan pimpinan DPRD Mimika yang hari ini kita ikuti akan menjadi catatan sejarah di Mimika karena sejak proses pemilihan hingga pada saat pelantikan anggota dewan bisa berjalan dengan lancar, meskipun ada riak-riak kecil, namun diselesaikan secara damai” ungkapnya.

Ia mengatakan proses demokrasi inilah yang menjadi cita-cita pendiri bangsa, bahwa dinamika politik tidak harus diselesaikan dengan kekerasan tetapi secara damai untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang dicita-citakan.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tahun ini Mimika akan menjadi tuan rumah untuk dua even besar yaitu PON 20 dan Pesparawi. Penyelenggaraan dua even besar ini tentunya sangat membutuhkan dari pimpinan dewan dan para anggotanya. Untuk itu kami Pemda Mimika berharap agar terjalin kerjasama yang baik antara legislatif, eksektif dan semua stakeholder untuk mensukseskan agenda ini,” harapnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang bertugas untuk pimpinan dewan yang ditetapkan, semoga Tuhan memberkati dalam setiap pekerjaan dan pengabdian kepada masyarakat Mimika,” ungkapnya.

Selain anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024, Paripurna ini dihadiri oleh forkompinda dan pimpinan-pimpinan OPD serta tamu undangan lainnya. (Nal)

Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Mimika Dilakukan Senin

MIMIKA, BM

Anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika telah memutuskan, pada Senin (27/1) akan melakukan Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Periode 2019-2024.

Putusan ini disepakai secara mufakat oleh 28 anggota DPRD Mimika dalam rapat bersama yang dipimpin oleh Ketua Sementara H. Iwan Anwar, Wakil Ketua Alex Tsenawatme didampingi Sekretaris Dewan Paulus Dumais di ruang rapat, Kamis (23/1).

H. Iwan Anwar mengatakan, terkait dengan penundaan yang seharusnya dilakukan pada Senin kemarin, ia dan wakil sementara Alex Tsenawatme telah ke Jakarta dan Jayapura secara terpisah untuk melaporkan hal ini ke DPP Partai Golkar, Nasdem dan PDIP sebagai partai pemenang di Mimika.

“Saya ke Jakarta dan Pak Alex ke Jayapura. Surat kemarin yang kami antarkan sifatnya pemberitahuan. Awalnya tanggal 20 Januari namun tertunda karena satu dan lain hal. Secara etika kita harus beritahukan kembali. Kalau DPP menilai ada yang tidak jelas maka mereka bisa konfirmasi balik. Kita tidak mau menghambat proses ini sehingga jangan ada kesalahpahaman dan miss komunikasi agar semua pihak mengetahui hal ini,” jelasnya.

Wakil Ketua Pimpinan DPRD, Alex Tsenawatme juga menegaskan bahwa kunjungan keduanya ke Jakarta dan Jayapura secara terpisah tidak ada hubunganya dengan dualisme karena semua mekanismenya ditentukan oleh partai.

“Semua mekanisme di partai. Partai yang kendalikan dan usulkan. Kita siap jalankan.
Jangan buat isu sembarang di media seakan-akan ada masalah besar. Kalau salah penyampaian ada apa-apa siapa yang mau tanggung jawab. Media juga harus bertanya ke orang yang tepat supaya informasi jelas dari sumbernya. Ini harus jadi perhatian kita semua ke depan,” tegasnya.

Walau akhirnya disetujui secara mufakat, namun penentuan kembali tanggal penetapan paripurna pimpinan DPRD tadi pagi juga berlangsung dalam suasana tarik ulur karena ada anggota dewan yang menginginkan dilakukan hari sabtu.

Sekretaris DPRD Paulus Dumais menyetujui paripurna dilakukan Senin karena pihaknya harus melakukan sejumlah persiapan termasuk akomodasi anggaran kegiatan.

“Kami sekretariat tunggu konfirmasi dari ketua dan wakil ketua terkait perjalanan kemarin. Selain itu penentuan juga berkaitan dengan finansial dan prosesnya butuh satu dua hari jadi tidak bisa dilakukan sabtu. Senin adalah hari yang tepat sehingga kami juga bisa menyiapkan berbagai hal lainnya,” ungkapnya. (Nal)

Top