Disperindag Bangun Pasar Sore Berkonstruksi Permanen, Tahun Ini Anggarannya Rp2 Miliar

Pembongkaran bangunan di Pasar Sentral sudah dilakukan

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan membangun lapak untuk pasar sore berkonstruksi permanen di Pasar Sentral.

Kepala Disperindag Petrus Pali Amba mengatakan, selama ini lapak-lapak pasar sore yang digunakan pedagang untuk menjual sayuran, bumbu dapur dan sebagian buah-buahan terlihat sangat kumuh karena terbuat dari kayu dan papan.

“Kan disitu sudah kumuh, jadi tahun ini kita mau bangun losnya dan dibuat permanen seperti yang sudah pernah kami bangun,” katanya.

Petrus mengatakan, bahwa bangunan yang akan dibangun ini tetap diperuntukkan untuk pedagang yang berjualan di sore hari.

Saat ini pembongkaran lapak lama sudah dilakukan beberapa hari lalu. Ketika pekerjaan berlangsung, para pedagang akan di relokasi ke bagian dalam pasar untuk berjualan.

“Setelah selesai pekerjaan bangunannya kita dorong keluar lagi,” katanya.

Ia mengatakan, los pedagang yang dibongkar ini berjumlah 90. Para pedagang ini nantinya akan langsung mengisi los pasar yang dibangun nanti.

Bahkan kata dia jika ada los yang lebih, pedagang di bagian luar lainnya akan dimasukkan ke dalam gedung.

“Malah kalau ada los yang kosong nanti itu kita masukkan kesitu juga supaya depan jadi parkiran lagi,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk pekerjaan bangunan pasar seluas 29 meter persegi itu akan dikerjakan dalam dua tahap. Di tahap pertama tahun ini dikerjakan setengahnya dulu.

“untuk pekerjaan tahun ini dananya sekitar Rp2 miliar saja jadi yang dibangun hanya stengah. Dananya dari APBD,” tambah Petrus.

Sementara salah satu pedagang pasar sore, Sulastri mengaku akan mengikuti saja apa yang menjadi keputusan pemerintah, sebab apa yang dilakukan untuk kebaikan dan kenyamanan pedagang juga.

“Kita ikut saja yang dibilang pemerintah. Kami harap bangunan pasar yang dikerjakan ini bisa lebih baik dari pada yang sebelumnya kami tempati," ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top