Tingkatkan Pendapatan Ekonomi Peternak, Disnak Berikan Pelatihan Budidaya Ternak Ayam Buras dan Babi Kepada 124 KK

Foto bersama para peternak Timika usia mengikuti pelatihan budidaya ternak ayam dan babi 

MIMIKA, BM

Guna meningkatkan pendapatan ekonomi peternak khususnya peternak lokal di Mimika, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak & Keswan) memberikan pelatihan budidaya ternak ayam buras dan babi kepada 124 KK.

Pelatihan budidaya ayam buras dan babi ini berlangsung di Bobaigo, Kamis (21/7/2022) dibuka oleh Kepala Disnak & Keswan drh Sabelina Fitriani.

drh Sabelina Fitriani melalui Kabid pengembangan dan penyuluhan peternakan, Yuliana Yom mengatakan, Pelatihan ini tujuannya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi peternak.

Dengan adanya pengetahuan yang mereka dapatkan maka peternak bisa memelihara ternak dengan baik agar dapat berproduksi untuk menghasilkan jumlah ternak dalam jumlah yang banyak hingga pada akhirnya mereka bisa meningkatkan pendapatan ekonomi.

"Jadi pelatihan ini ada 2 macam peserta yakni peternak babi dan peternak ayam. Jadi semua peternak babi ada 93 orang yang hadir sekarang tapi yang terima bantuan ada 96 sementara peternak ayam buras ada 28 KK," ungkapnya.

Yuliana menjelaskan, bahwa program penyuluhan yang dilakukan ada 2 macam yakni sosialisasi sebelum diberikan ternak dan penyuluhan kedua adalah penyuluhan yang berlangsung selama 3 tahun.

"Peternak diajar sampai betul-betul mereka mendapat ilmu supaya ternak yang dipelihara itu betul-betul dipelihara dengan baik dan berhasil," ujarnya.

Dijelaskan juga bahwa penyaluran bantuan ternak ayam buras dan babi menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus). Bantuan dari Dana Otsus ini sudah berlangsung sejak 2004.

Tidak hanya bantuan ayam dan babi saja, namun ada juga bantuan ternak sapi yang mana sejak tahun 2021 telah diberikan bantuan ternak sapi sebanyak 140 ekor sementara tahun ini jumlah bantuannya 200 ekor.

"Kita mau itu berikan kepada peternak lokal tapi yang tahun 2021 itu mereka tolak sehingga kami berikan kepada peternak lain yang sudah bisa berternak. Namun bupati tidak hentikan bantuan ini dan bahkan menyiapkan lahan di Logpon sebanyak 20 hektare agar peternak lokal nantinya dapat belajar beternak," ujarnya.

Menurutnya, lahan di Logpon telah dibersihkan dan bahkan sudah ditanami rerumputan untuk ternak sapi. Sementara pemberian 200 ekor ternak sapi tahun 2022 rencananya akan dilakukan pada November. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top