SMA Negeri I Mimika Dinobatkan Jadi Duta Pajak Daerah 2025
Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum pada Setda Mimika, Evert Lukas Hindom menyerahkan uang pembinaan kepada Duta Pajak Daerah SMAN 1 Mimika
MIMIKA, BM
Setelah melewati berbagai rangkaian seleksi, 6 pelajar dari 3 SMA di Kabupaten Mimika bersaing pada Grand Final Pemilihan Duta Pajak Kabupaten Mimika 2025 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika, Selasa (20/5/2025).
Ketiga sekolah tersebut yakni SMA Negeri 1 Mimika, SMA YPPK Tiga Raja dan SMA Shining Star.
Pada grand final pemilihan Duta Pajak Daerah tersebut akhirnya SMA Negeri 1 Mimika keluar sebagai juara 1 sehingga dinobatkan sebagai sebagai Duta Pajak Daerah 2025.
Sementara itu, juara 2 berhasil diraih oleh SMA Shining Star dan juara 3 diraih oleh SMA YPPK Tiga Raja.
Penganugerahan gelar Duta Pajak Daerah dilakukan oleh Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum pada Setda Mimika, Evert Lukas Hindom kepada SMAN 1 Mimika dengan pengalungan selempang sekaligus penyerahan sertifikat, piala dan uang pembinaan sebesar Rp30 juta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengatakan bahwa ajang Duta Pajak memiliki makna strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar pajak sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah.
"Dengan membayar pajak, masyarakat secara langsung ikut serta membantu pembangunan daerah, baik infrastruktur maupun layanan publik lainnya," kata Wabup Emanuel.
Emanuel berharap para Duta Pajak terpilih nantinya bisa menjadi agen perubahan dan inspirasi di tengah masyarakat, serta menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mensosialisasikan kewajiban perpajakan secara kreatif.
Sementara itu, Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, mengatakan bahwa di era digital saat ini, Bapenda terus berinovasi dalam pengelolaan perpajakan, termasuk mendorong pembayaran pajak secara digital yang lebih praktis dan transparan.
"Pemilihan Duta Pajak merupakan strategi kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya membayar pajak. Mereka akan menjadi motor sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media sosial," jelasnya.
Dwi menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah edukatif untuk menanamkan nilai-nilai kepatuhan pajak sejak dini, yang ke depan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Mimika.
Ketua Panitia kegiatan, Darius Sabon mengatakan tujuan pemilihan Duta Pajak Daerah adalah untuk meningkatkan kesadaran generasi muda Mimika akan pentingnya pajak bagi pembangunan Daerah.
Selain itu, juga membangun kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda khususnya para pelajar dalam melakukan sosialisasi dan edukasi pajak.
Giat tersebut juga guna mengedukasi dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk sadar pajak melalui hasil karya generasi muda agar masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar.
"Generasi muda, khususnya Generasi Z yang lahir dalam era digital, memiliki potensi strategis dalam mendorong keberhasilan pengelolaan pajak di daerah," tandasnya.
"Dengan akses yang lebih mudah terhadap informasi melalui teknologi digital, generasi ini berpotensi menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran pajak, baik melalui keterlibatan langsung maupun kampanye di media sosial," pungkasnya. (Shanty Sang)



