Gebyar UMKM, Momentum Dinas Koperasi dan UMKM Sambut HUT

Stand UMKM di seputaran Eme Neme Yauware
MIMIKA, BM
Jelang peringatan Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Agustus nanti, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UKM di Timika menggelar gebyar UMKM.
Gebyar UMKM dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 7 Agustus 2025 hingga tanggal 9 Agustus 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Timika Indah itu menghadirkan 100 UMKM baik UMKM bidang kuliner, bidang pertanian maupun kerajinan lokal.
Pelaksanaan gebyar UMKM menjadi ajang promosi dan pemasaran produk usaha kecil dan menengah di Kabupaten Mimika, juga sebagai platform yang ideal untuk memperkenalkan produk UMKM termasuk keunggulan, kualitas dan manfaatnya.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Everth Lukas Hindom dalam sambutannya mengatakan, UMKM merupakan pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah.
UMKM telah terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, membuka lapangan kerja, serta menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi masyarakat, termasuk di Kabupaten Mimika.
"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika secara konsisten memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui program pembinaan, pemberdayaan, permodalan, dan promosi usaha,"kata Evert.
Evert mengatakan, bahwa kegiatan gebyar UMKM ke-10 tahun 2025 ini adalah salah satu wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan eksistensi UMKM di Mimika, sekaligus sebagai platform promosi dan pemasaran produk-produk lokal agar dapat bersaing di pasar regional maupun nasional.
Ia pun mengajak seluruh stakeholder, baik swasta, perbankan, akademisi, dan komunitas, untuk terus mendukung pengembangan UMKM sebagai bagian dari tanggung jawab bersama membangun Mimika yang sejahtera dan mandiri.
"Dengan dukungan semua pihak, kita berharap para pelaku UMKM di Mimika semakin meningkatkan kualitas dan daya saing produk, memanfaatkan peluang digitalisasi, memperluas jaringan pemasaran, dan membangun kemitraan yang produktif," ungkapnya. (Shanty Sang)



