Kesehatan

TP PKK Mimika Gelar Orientasi 25 Kompetensi Dasar Untuk 42 Kader Posyandu

Foto bersama Pokja IV dan Dinas Kesehatan Mimika dan Kader Posyandu di 3 distrik

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika melalui Pokja IV gelar Pelatihan Kader Posyandu Kasih Sayang Anak (KASANA) Binaan TP PKK Mimika dan 4 Kader Posyandu yang berasal dari Distrik Kuala Kencana, Mimika Baru dan Wania.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Serayu selama tiga hari terhitung sejak Selasa (21/10/2025) hingga Kamis (23/10/2025) dan melibatkan Dinas Kesehatan Mimika dan Puskesmas Pasar Sentral.

Adapun tujuan pelatihan atau orientasi kader posyandu ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman kader tentang tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai kader posyandu.

Selain itu juga untuk memberikan pelatihan dasar tentang teknik pelayanan kesehatan masyarakat, membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antar kader dan pihak terkait serta meningkatakan semangat dan motivsi kader dalam menjalankan tugasnya.

Kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sangat penting dalam keberhasilan posyandu.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kader agar mampu memberikan pelayanan yang optimal.

Ketua Pelaksana dari Pokja IV Veronika Dogopia mengatakan peserta berjumlah 42 orang yang berasal dari kader Posyandu KASANA sebanyak 9  orang, PKK Mimika 13 orang dan 20 orang kader posyandu dari distrik Kuala Kencana, Mimika Baru dan Wania yang belum pernah mengikuti 25 kompetensi kader posyandu.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan kader dalam melaksanakan tugas sebagai kader – kader di posyandu,” ucapnya.

Lanjutnya, orientasi kader merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi kader dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal.

“Kader Posyandu memiliki peran penting dalam mempercepat pencapaian target kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit menular serta promosi kesehatan gaya hidup sehat,” imbuhnya.

Adapun kompetensi yang diharapkan tercapai setelah pelatihan yakni pertama Kader Posyandu mampu melakukan Pengelolaan Posyandu (layanan, pencatatan, pelaporan, kunjungan rumah, komukasi efektif).

Kedua, melaksanakan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, usia produktif dan usia lanjut.

Ketiga, melaksanakan pelayanan bayi dan balita (penimbangan, pengukuran, penyuluhan, imunisasi dan Vitamin A serta obat cacing bagi Baduta).

Empat, melayani anak usia sekolah dan remaja (penyluhan gizi, anemia, bahaya rokok dan napza, Kespro).

Kelima, melayani masyarakat usia produktif dan lansia (penyuluhan Germas, deteksi dini penyakit tidak menular) dan keenam mampu melakukan komunikasi efektif dengan masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob yang juga sebagai Ketua TP Posyandu yang telah memberikan kesempatan kepada kami dengan mengikutsertakan dalam Orientasi 25 kompetensi dasar Kader Posyandu,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Ketua TP Posyandu Mimika Resmi Membuka Posyandu KASANA di Kelurahan Timika Indah

Ketua TP Posyandu Mimika Ny. Susy Rettob menggendong seorang bayi yang akan ditimbang

MIMIKA, BM

Ketua Tim Pembina (TP) Pos Layanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob meresmikan Posyandu Kasih Sayang Anak (KASANA) di RT 12, Kelurahan Timika Indah depan Gereja Kingmi Jemaat Emanuel pada Jumat (17/10/2025).

Posyandu yang sebelumnya telah dilaunching pada Selasa (12/8/2025) ini menjadi posyandu keempat yang dimiliki oleh Kelurahan Timika Indah selain Posyandu Amungsa, Posyandu Santa Ana dan Posyandu Manggis.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan OPD dan masyarakat yang berada di tiga RT yakni RT 01, RT 02 dan RT 12 yang mana dihuni oleh masyarakat suku Amungme, Migani, Mee dan Dani.

Ketua TP Posyandu Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob mengatakan Posyandu KASANA merupakan binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika sehingga akan menjadi perhatian PKK.

Ia menjelaskan bahwa posyandu kini bukan hanya membidangi kesehatan, tetapi mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, dan sosial.

“Layanilah masyarakat disini terutama untuk para kader-kader melayani harus dengan hati dan kasih sayang. Mama-mama juga harus rajin supaya kader-kader semangat,” pesannya.

Ia berharap agar Posyandu KASANA juga bisa hadir di distrik-distrik yang jauh dari perkotaan untuk lebih mendekatkan masyarakat ke posyandu.

“Terimakasih kepada kader posyandu yang bekerja dengan sukarela bersama tim medis Pasar Sentral. Tolong dikontrol karena kader bukan seorang medis tetapi dilatih untuk bisa. Jadi, saya mohon tetap ada pendampingan supaya kita bisa melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, kader posyandu adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang dimulai dari masa kehamilan, usia balita, remaja, usia produktif dan lanjut usia (lansia) di wilayah Kelurahan Timika Indah.

“Selamat atas pembukaan Posyandu KASANA yang merupakan binaan TP PKK. Semoga keberadaan Posyandu KASANA ini membawa kebaikan, kesehatan dan kebahagiaan bagi masyarakat di sekitar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Mimika Lenni Silas mengatakan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita sehingga memerlukan satu fasilitas kesehatan yang terdekat dengan masyarakat.

“Sebagai pihak pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kami berharap bahwa posyandu ini selain daripada fasilitas yang terdekat dengan masyarakat juga ada pergerakan pemberdayaan masyarakat di tempat ini,” katanya.

Lanjutnya, tidak ada alasan untuk tidak memberdayakan masyarakat sekitar karena yamg akan merasakan adanya peningkatan kesehatan adalah masyarakat itu sendiri.

“Ketika ada posyandu kita berharap ada pencegahan penyakit sehingga menunjang penurunan angka kematian ibu dan anak juga angka kesakitan di wilayah kerja Pasar Sentral khususnya di RT 12 ini,” tandasnya.

Kepala Kelurahan Timika Indah Ferdi Mariangga mengucapkan terimakasih karena TP PKK Mimika telah mendirikan posyandu baru.

“Wilayah kelurahan Timika Indah luas mulai dari Selamat Datang hingga Bank Papua sehingga membutuhkan beberapa Posyandu,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa kondisi Posyandu Manggis masih kurang layak karena sempit sehingga menggunakan halaman rumah Ketua Posyandu.

“Mudah-mudahan bisa diberikan tempat atau mencari lahan yang ada untuk dirikan Posyandu yang lebih layak lagi. Kedepannya, ada posyandu baru lagi karena jarak antara RT satu dan lainnya sangat jauh agar masyarakat terlayani dengan baik,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa selama ini masyarakat yang ada di RT 01, RT 02 dan RT 12 mengarah ke Posyandu Manggis dan Puskesmas Timika Jaya.

“Dengan posyandu yang baru ini kami mewakili warga mengucapkan banyak terimakasih kepada TP PKK Mimika sudah membentuk. Semoga pelayanan di posyandu yang baru ini dapat terus berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Dinkes Gelar Turnamen Badminton antar Organisasi Profesi Kesehatan se-Mimika

Peserta saat mulai melaksanakan pertandingan Badminton


MIMIKA, BM

Turnamen Badminton antar organisasi profesi kesehatan Se-Kabupaten Mimika resmi bergulir, Minggu (16/11/2025).

Turnamen ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.

Turnamen yang berlangsung di GOR Smash Badminton Arena jalan Nawaripi Baru, Kamoro jaya, Budi Utomo Ujung akan berlangsung dari tanggal 16 sampai 23 November 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh organisasi profesi kesehatan yang terdaftar di Dinkes Mimika diantaranya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI).

Lainnya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGD), Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMD) serta Himpunan Ahli Keschatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Mimika, Martina Siska Magai mengatakan, turnamen ini merupakan bagian dari HKN yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.

“Walaupun sudah lewat, tapi luar biasa teman-teman organisasi profesi yang ada di Kabupaten ini, mereka punya inisiatif sendiri untuk merayakan Hari Kesehatan Nasional dengan kegiatan Turnamen Badminton,” kata Martina.

Martina mengatakan, bahwa kegiatan ini juga sebagai ajang untuk silaturahmi antara organisasi profesi yang ada di Kabupaten Mimika.

“Jadi, ini juga sekaligus membangun jalin kasih antara satu organisasi dengan organisasi lain,” ujarnya.

“Kedepan harus banyak melakukan kegiatan seperti ini untuk menjalin tali kasih antara organisasi profesi yang ada di Kabupaten Mimika, lebih khusus di Kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Badminton, Budi Darmawan mengatakan, turnamen ini akan berlangsung dari tanggal 16 sampai 23 November 2025.

“Total hadiahnya sebanyak Rp15.000.000 dan juga ada voucher-voucher menginap di Hotel Horison Diana dan Horison Ultima,” katanya.

Adapun, tujuan dari kegiatan ini untuk mempererat hubungan antar profesi kesehatan se-Kabupaten Mimika, mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan tenaga kesehatan, menumbuhkan semangat sportivitas dan kerja sama yang baik antar tenaga kesehatan, membangun solidaritas antar profesi kesehatan untuk mendukung reformasi sistem kesehatan.

“Ini adalah tahun kedua dilaksanakannya turnamen bulu tangkis antar profesi se-Kabupaten Mimika. Harapan kami bukan cuma tahun ini akan dilaksanakan tapi tahun-tahun berikutnya juga,”harapnya. (Shanty Sang)

Top