Kesehatan

Besok Rapid Tes Massal di Pasar Sentral

Kondisi Pasar Sentral mulai dipersiapkan untuk rapid massal

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika rencananya akan melakukan rapid tes (tes cepat) secara massal pada Selasa (9/6) besok.

Pelaksanaan rapid test ini akan menyasar atau diprioritaskan di Pasar Sentral selama pemberlakuan pra new normal.

Dipilihnya pasar Sentral karena lokasi ini merupakan tempat yang memiliki peluang besar terjadinya penyebaran Covid-19, mengingat tingginya interaksi manusia dengan jumlah yang banyak sehingga memungkinkan terjadinya penyebaran virus dalam jumlah yang besar.

"Kita fokus di Pasar Sentral karena di sini pusat keramaian yang setiap harinya banyak masyarakat yang datang. Rapid test massal ini untuk melakukan deteksi terhadap orang yang terkena atau tertular virus corona,"jelas Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Selain rapid tes massal, di Pasar Sentra akan diwajibkan penggunaan masker baik bagi pedagang maupun semua pembeli yang berbelanja di pasar ini.

Bupati berharap setiap masyarakat yang datang ke pasar maupun pedagang agar dapat pro aktif untuk melakukan rapid tes.

Hal tersebut dilakukan mengingat di Mimika penyebaran positif covid 19 terus meningkat dan juga sudah menyebar di 7 distrik di Mimika.

"Kita harus lakukan ini supaya cepat memutuskan mata rantai penularan Covid-19 karena kita tidak pernah tahu kapan virus ini berakhir. Kami harap saat pelaksanaan rapid tes massal nanti masyarakat jangan takut,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, tim gugus tugas sudah melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan rapid tes massal nanti, salah satunya tim gabungan sudah mulai berjaga di gerbang masuk.

Jika ada warga yang masuk tidak menggunakan masker maka mereka tidak diperbolehkan masuk. Mereka disuruh kembali namun apabila di pasar ada yang menjual masker maka akan diarahkan untuk langsung membelinya. (Shanty

Kasus Positif Covid-19 Di Mimika Naik Jadi 288 Pasien

Rekapan hasil PSDD Mimika sejak 21 Mei hingga 4 Juni 2020

MIMIKA, BM

Kasus positif Covid-19 di Mimika kini meningkat menjadi 288 kasus karena hari ini, Kamis (4/6) terjadi penambahan 4 kasus baru positif yang dilaporkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika.

4 kasus baru ini merupakan spesimen positif yang dilaporkan dari Rumah Sakit Tembagapura (3) dan Rumah Sakit Umum Mitra Masyarakat.

Pasien positif Covid-19 yang dilaporkan hari ini adalah kasus 286 inisial ARP (L, 47), 286 YSR (L, 48), 287 TLT (P, 23) alamat Distrik Tembagapura dan kasus 288 inisial NBM (L, 43) dari Distrik Kuala Kencana.

Selain pasien positif, Mimika juga ada penambahan pasien sembuh sebanyak 4 orang yang dilaporkan dari Rumah Sakit Tembagapura (3) dan Rumah Sakit Umum Daerah (1).

Pasien yang dinyatakan sembuh adalah pasien 093 inisial YHA (L, 49), 186 SRY (L, 54), 196 ADL (L, 45) dan 044 ARL (L, 34). Pasien ARL beralamatkan Distrik Kuala Kencana sementara 3 lainnya di Distrik Tembagapura.

Dengan demikian maka jumlah pasien sembuh di Mimika naik menjadi 109. Ini juga menjadikan Mimika sebagai kabupaten yang menyumbangkan angka kesembuhan terbesar untuk Provinsi Papua yakni sebesar 43 persen.

“Hingga malam ini pasien yang sedang di rawat RSUD berjumlah 106 orang, RSMM tambah 1 orang maka naik menjadi 6 orang sementara RS Tembagapura 62,” ungkap Jubir Reynold Ubra melalui pesan whatssap kepada wartawan.

Sementara hingga 4 Juni malam, PDP di Mimika berjumlah 37 orang, 22 isolasi di rumah sakit sementara 15 isolasi mandiri. ODP 806 dan OTG 861 orang. (Ronald)

70 Hari Mimika Perangi Covid-19, Hasilnya 100 Pasien Dinyatakan Sembuh


Update terbaru perkembangan Covid-19 di Mimika, Selasa (2/6)

MIMIKA, BM

Tidak terasa sudah 2 bulan lebih sejak 25 Maret lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 di Mimika berjuang keras memerangi virus wuhan ini.

Tepat di hari ini, Selasa (2/6) merupakan hari ke-70 Tim Gugus Tugas memerangi Covid-19. Di hari ini pula walau ada penambahan 7 kasus positif baru namun ada juga 7 kasus sembuh sehingga total pasien sembuh kini mencapai 100 orang.

“Kami mengucapkan Terimakasih dan apresiasi kepada tim medis karena pada hari ini 7 orang dinyatakan sembuh. Kami pikir ini juga tidak terlepas dari dukungan moril dan spirit masyarakat Mimika untuk tim medis,” ujar Reynold Ubra melalui video confrnce barusan.

Data pasien yang sembuh adalah pasien nomor 059 inisial INC (P, 38), 121 MKY (L, 62), 141 ANS (L, 36), 142 AND (L, 54) dan 146 ABP (L, 36) dan 185 RMP (L, 65). Keenamnya merupakan pasien dari RS Tembagapura.

Sementara pasien ke-7 yang sembuh dari RSUD Mimika adalah 131 YSD (L, 23) alamat Jalan Samratulangi, Keluarahan Inauga, Distrik Wania. Ia sebelumnya memiliki riwayat  kontak kasus dengan pasien 006 (SLD).

“Kami bersyukur karena ada satu pasien dari RS Tembagapura dengan usia 65 tahun hari ini dinyatakan sembuh. Ini pekerjaan tidak gampang karena usia 65 merupakan kelompok rentan namun ternyata pasien ini bisa ditangani secara baik dan telah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Sementara itu, 7 pasien yang hari dinyatakan terkontaminasi Covid-19 adalah pasien dengan kasus 273 inisial JMC (L, 42), 274 GGK (L, 27) 275 DRK (L, 31), 276 SGN (L, 45), 277 PNW (L, 53) 278 RJD (L, 45). Keenamnya juga dilaporkan oleh RS Tembagapura.

Pasien positif lainnya yang merupakan hasil penjaringan PSDD hari ke-3 di posko KPPN adalah pasien 279 WLL (L, 23) beralamat di Distrik Kwamki Narama.

Reynold Ubra berharap, dengan penambahan ini menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat untuk tidak keluar rumah. Jika ada kepentingan di luar harus ikuti protokol kesehatan. Yakni menghindari kerumunan, tetap menjaga jarak, gunakan maske dan selalu rutin mencuci tangan sebelum memegang mata, hidung dan mulut.

“Semakin lama penyebaran covid ini sudah mencapai ke wilayah pinggiran. Oleh karena itu kami berharap masyarakat yang ada di wilayah ini untuk selalu hati-hati dan waspada. Kondisi di Mimika saat ini, kita sudah tidak bisa mengetahui lagi apakah seseorang itu terinfeksi atau tidak,” jelasnya.

Reynold menjelaskan, dengan penambahan 7 kasus positif Covid-19 hari ini maka secara kumulatif jumlah pasien positif bertambah menjadi 279 pasien.

Menurut gambaran kasus, Distrik Tembagapura masih berada di peringkat pertama dengan temuan 143 kasus, disusul Mimika Baru 79, Wania 43, Kuala Kencana 10, Mimika Timur 2, Iwaka 1 dan Distrik Kwamki Narama 1 kasus.

“Dari 279 kasus kumulatif ini, 80 persen didominasi oleh laki-laki, ada 6 anak dibawah usia 10 tahun dan usia diatas 50 tahun ada 65 pasien,” ungkapnya. (Ronald

Top