1.178 Orang Terdaftar di Hari Pertama Lowongan Relawan PON Papua XX di Mimika

Ketua Bidang SDM Sub PB PON Mimika, Agus Hugo Kreey
MIMIKA, BM
Sub PB PON Mimika mulai hari ini, Sabtu (20/8) hingga Selasa (23/8) melakukan perekrutan 3.600 relawan PON XX Papua untuk Cluster Mimika.
Para relawan ini direkrut untuk nantinya mengisi posisi LO, volunteer dan work fast (WF) untuk 16 bidang yang nantinya disebarkan dan juga di tempatkan di setiap venue cabor PON di Mimika.
Dari total 4.100 yang diminta PB PON Papua, Sub PB PON Kabupaten Mimika menargetkan akan merekrut 3.600 relawan PON.
Ketua Bidang SDM, Sub PB PON Mimika, Agus Hugo Kreey, malam ini kepada BeritaMimika mengatakan alasan mengapa pihaknya hanya menargetkan merekrut 3.600 relawan.
"Kita tidak pakai seperti di Jayapura karena di Mimika ada 2 cabor yang dipertandingkan dalam satu venue, misalnya Eme Neme Judo dan Tarung Derajat, gor Futsal gabung dengan bola tangan dan di MSC untuk basket 3x3 dan 5x5," ujarnya.
"Jadi kita bisa minimalis di jumlah orang kerja. Tapi kalau kurang maka kita akan tambahkan karena PB PON mintanya 4.100 relawan. Ini semua akan kami evaluasi," jelasnya.
Untuk pendaftaran hari ini di Gedung Tongkonan, Agus Kreey mengatakan bahwa sebanyak 1.178 relawan telah terdaftar.
"516 mendaftar secara langsung sementara 300 didaftarkan dari bidang dampak lingkungan, 200 dari bidang sosial budaya dan sisanya dari bidang arena untuk cleaning service. Semua sudah positif dan datanya sedang diproses untuk diimput," jelasnya.
Sebelumnya pada siang tadi di Cenderawasih 66, Agus mengatakan tahapan rekrut yang dimulai hari ini akan dievaluasi untuk melakukan pencocokan sesuai dengan kebutuhan 16 bidang.
"Pada perekrutan ini ada beberapa persyaratan yang wajib dimiliki para calon relawan yakni harus memiliki e-KTP domisili Timika, membawa foto 3x4, NPWP dan memiliki sertifikat vaksin. Di tempat pendaftaran akan ada foam yang nanti dibagikan untuk diisi," ungkapnya.
Ia mengatakan jika salah satu persyaratan ini gagal dipenuhi maka akan susah terakses di proses registrasi untuk mendapatkan id card dan barcodenya.
"Barcode ini nanti digunakan sebagai database di setiap venue dari 12 cabor yang dilombakan di Mimika. Barcode akan discrening. Sementara untuk honorer mereka, sudah disepakati dan ditetapkan bahwa sehari dihitung Rp300 ribu," jelasnya.
Kepada BM, Agus Krey juga mengatakan bahwa salah satu hal yang sedikit menghambat dalam proses pendaftaran ini adalah sertifikat vaksin. Namun pihaknya telah memiliki solusi untuk menyelesaikannya.
"Kami sudah minta bantuan sekum PB PON Mimika dan sekda untuk komunikasi dengan kepala dinas kesehatan tentang vakisn. Hasilnya, hari senin dan selasa kami akan pasang geray vaksin di Tongkonan untuk pendaftar yang belum divaksin," terangnya. (Shanty/Red)





