Hunting Seputaran Kota, Polisi Jaring Sejumlah Motor Pakai Knalpot Racing

Kasatlantas Devrizal saat menyerahkan anak 12 tahun kepada kedua otangtuanya
MIMIKA, BM
Satlantas Polres Mimika pada Sabtu (5/6) malam melaksanakan hunting di seputaran kota Timika sebagai kegiatan rutin meminimalisir pelanggaran di jalan.
Hasil kegiatan ini adalah terjaring puluhan motor menggunakan knalpot racing, pengendara tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan yang tidak menggunakan helm.
Mereka semua pada akhirnya digiribg ke Sentra Pelayanan Polres Mimika, termasuk seorang anak perempuan yang masih berusia 12 tahun namun mengendarai sepeda motor milik orangtuanya.
Kepada BM, Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Defrizal mengatakan kegiatan hunting dilakukan di tiga titik, yakni Jalan Yos Sudarso, Budi Utomo dan Hasanudin.
"Pelaksanaan kegiatan ini agar pengendara lebih tertib dalam berlalu lintas. Di sini kita berikan edukasi terutama himbauan agar warga sadar dan taat dalam berkendaraan," terangnya.
Untuk anak dibawah umur yang motornya turut diamankan, menurut Defrizal mereka memanggil orangtua anak itu sehingga diberikan himbauan agar tidak memberikan ijin lagi kepada anak mereka menggunakan motor.
"Tadi orangtuanya sudah datang dan kita sudah berikan himbauan agar tidak memberikan sepeda motor lagi kepada anak mereka," ujarnya.
Kasatlantas Devrizal mengatakan giat ini akan dilakukan secara rutin mengingat Mimika akan menjadi tuan rumah PON XX dan Pesparawi 2021.
"Kita sebagai tuan rumah harus berikan contoh karena pada saat itu banyak orang yang akan ke Timika. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin," ungkapnya.
Sementara itu kepada BeritaMimika, ibu dari anak yang motornya kena tilang tidak menyangka anaknya ditahan polisi. Pasalnya ia tidak mengetahui anaknya tengah membawah motor untuk bepergian.
"Saya tadi lagi di acara dan tidak tahu anak saya bawah motor untuk jalan-jalan. Memang dia sering pakai motor tanpa sepengetahuan kami orangtua," ungkap ibu dari anak tersebut yang enggan menyebutkan namanya.
Iapun bersyukur karena anaknya hanya diberikan peringatan dan sebagai orangtua, ia berjanji akan lebih menjaga anaknya agar tidak megulangi lagi kesalahan yang sama.
"Saya juga berterimakasih karena ini juga sebagai peringatan kepada kami orangtua dan dengan seperti ini sudah menjadi pelajaran agar anak saya tidak ulangi lagi hal yang sering dia lakukan," tandasnya. (Ignas)



