Akses Jalan Trans Nabire Kembali Putus, Masyarakat Minta Dibuatkan Upacara Adat

Kapolsek Kuala saat meninjau Jalan Trans Nabire

MIMIKA, BM

Akses Jalan Trans Nabire yang menghubungkan Mimika dan Deiyai pada Minggu (4/7) kemarin terputus akibat banjir. Akibatnya warga maupun kendaraan maupun kendaraan yang sering melintasi jalur ini terpaksa memakai jalan alternatif.

"Jalan alternatif yang dipakai masyarakat maupun kendaraan itu berada tidak jauh dari jalan yang putus. Jalan itu digunakan disaat cuaca tidak hujan," ungkap Kapolsek Kuala Kencana Iptu Y. Sera Ayatanoi, Selasa (6/7).

Pihak Balai PU Provinsi Papua dan pihak kontraktor PT.BI sudah melakukan pengecekan perbaikan pengerjaan jalan tersebut.

"Kita kawal mereka ke lokasi untuk melihat langsung. Dari pihak pemerintah Propinsi Papua bersama kontraktor PT.BI saat menyampaikan akan berusaha secepatnya menyelesaikan perbaikan pengerjaan jalan," ungkap Sera.

Dikatakan juga, pada saat tiba di lokasi bersama pihak Balai PU Provinsi Papua dan pihak kontraktor PT.BI, masyarakat yang berada disekitar lokasi sempat memberhentikan pengerjaan jalan yang masih dalam tahap pengerjaan.

"Alasan masyarakat karena jalan ini sudah berulang kali putus atau rusak. Sehingga masyarakat meminta untuk diadakan upacara adat agar kejadian ini tidak terulang kembali," ungkapnya. (Ignas)

Top