10 Orang Berhasil Dievakuasi, 1 Orang Belum Ditemukan Akibat Insiden Crash Landing

Salah satu anggota SAR Timika hendak turun menggunakan tali untuk mengevakuasi korban

MIMIKA, BM

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 10 orang korban atas insiden crash landing yang dialami Helikopter Bell 412 PK-DAR milik Derazona Air Service yang dioperasikan PT. Unitrade Persada Nusantara, Rabu (8/6) di Jila.

Setelah berhasil dievakuasi dengan tiga heli, 10 orang yang terdiri dari crew heli, pasien dan tenaga medis ini langsung dibawah ke RSUD Mimika.

Tim SAR gabungan rencananya pada Kamis (besok) akan melanjutkan pencarian terhadap 1 anak yang diperkirakan berusia 5 hingga 7 tahun akibat terhempas dari heli.

Diketahui, helikopter yang disewa Pemkab Mimika sebagai puskesmas keliling udara ini, sebelum kejadian sedang mengevakuasi seorang ibu yang baru melahirkan bayi kembar untuk mendapatkan penanganan medis di Mimika.

Namun akibat cuaca buruk, dilakukan crash landing atau pendaratan darurat pada koordinat 20 NML dari bandara Mosez Kilangin, dan 40 NML dari Jila atau berada pada kemiringan kaki gunung yang mendekati Distrik Mimika Timur Jauh.

"Hari ini kami dari unsur SAR gabungan menggunakan 3 heli berhasil mengevakuasi 10 korban yang dinyatakan selamat setelah terjadi crash. Dan seluruh korban sudah dibawa ke RSUD," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika George Mercy L Randang usai melakukan evakuasi.

Sementara 1 anak yang belum ditemukan,kata George akan dilanjutkan Kamis (besok) dengan menyesuaikan kondisi cuaca.

"Kami akan melakukan pencarian disesuaikan dengan kondisi cuaca,"katanya.

Adapun 10 orang yang berhasil dievakuasi, yakni Johanes Beni, Roni Julkarnaen, Anis Mamukang, dr Rahajeng, Lukas Chandra, Theohlus Rumyaan, Muh.Febrian Sani, Agusta Sunin dan dua bayi kembar anak dari Agusta Sunin. (Ignas)

Top