Penemuan Jenazah Tukang Ojek Berawal dari Foto Viral

Polisi saat berada di lokasi ditemukannya jenazah tukang ojek
MIMIKA, BM
Kepolisian Resor (Polres) Mimika berhasil menemukan jasad berinisial SM, korban pembunuhan yang sempat dilaporkan hilang.
Jasad korban ditemukan di kawasan Kali Kum-kum, Jalan Tenas SP3. Sementara, sepeda motor miliknya ditemukan di parit dalam keadaan hangus terbakar di lokasi yang berjarak cukup jauh dari tempat jasad korban ditemukan.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han mengatakan, penemuan ini berawal dari sebuah foto yang viral di media sosial dimana foto tersebut memperlihatkan seorang pria tertancap empat anak panah dalam posisi tergeletak.
Berdasarkan informasi tersebut, pihak kepolisian langsung menelusuri kebenaran foto tersebut. Tak lama kemudian, seorang warga mendatangi kantor polisi untuk melaporkan anggota keluarganya yang berprofesi sebagai tukang ojek telah hilang selama beberapa hari.
"Kami apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi sehingga korban dapat ditemukan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, kami membutuhkan peran masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berharga bagi kami untuk mengembangkan penyelidikan,"kata Kapolres.
Katanya, awalnya informasi foto viral itu simpang siur apakah kejadian tersebut benar terjadi di Timika. Polisi kemudian menelusuri kebenaran informasi tersebut hingga akhirnya pihak keluarga mengenali korban.
"Foto itu kami sebar untuk memastikan kebenarannya. Pihak keluarga kemudian datang dan membenarkan bahwa itu adalah anggota keluarganya yang telah hilang selama dua hari dan berprofesi sebagai tukang ojek. Setelah itu kami semakin masif melakukan pencarian, dan puji Tuhan hari ini kami menemukan almarhum. Korban dikenali dari pakaian yang dikenakannya, sama seperti yang terlihat di foto," jelasnya.
Diakui Kapolres bahwa polisi sempat mengalami kesulitan menentukan lokasi karena minimnya petunjuk.
"Awalnya kami kesulitan mengenali lokasi pada foto yang beredar. Namun ada beberapa objek yang menjadi petunjuk hingga akhirnya kami menemukan lokasi tersebut di kawasan Kali Kum-kum," katanya.
Saat ini, Polisi tengah memburu pelaku pembunuhan sadis tersebut agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga masih mendalami motif di balik aksi penyerangan ini.
"untuk motifnya masih kami dalami. Dari kondisi korban terlihat ada luka akibat dipanah. Kami masih menelusuri informasi untuk mengungkap motif pembunuhan ini,"ungkapnya. (Shanty Sang)













